Viva Sumsel

 Breaking News

20 SD Negeri di Kota Palembang Dihapuskan

20 SD Negeri di Kota Palembang Dihapuskan
Desember 15
22:06 2016

VIVA SUMSEL.COM – Palembang, Sebanyak 20 sekolah dasar negeri (SDN) di Kota Palembang dihapuskan. Dari data yang dihimpun, SDN di Kota Palembang ada 268 unit. Namun setelah dilakukan merger atau regrouping, kini SDN di Kota Palembang menjadi 248 unit.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Kepegawaian Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora)  Nasikhun, SDN yang ada di Kota Palembang yang awalnya ada 268 kIni hanya tinggal 248 SDN saja. Hal ini dikarenakan adanya merger atau regrouping SDN yang berada dalam satu komplek atau di lingkungan yang sama. Berikut, disampaikan Nasikhun data sekolah-sekolah yang dimerger :

  1. SDN 35 SDN 38 menjadi SDN 35.
  2. Sdn 40 dan SDN 41 menjadi SDN 39.
  3. SDN 59 dan SDN 60 menjadi SDN 57.
  4. SDN 77 dan SDN 78 menjadi 74.
  5. SDN 82 dan SDN 83 menjadi SDN 78.
  6. SDN 84 dan SDN 85 menjadi SDN 79.
  7. SDN 91 dan SDN 92 menjadi SDN 85.
  8. SDN 95 dan SDN 96 menjadi SDN 88.
  9. SDN 123 dan SFN 124 menjadi SDN 113.
  10. SDN 177 dan SDN 178 menjadi SDN 156.
  11. SDN 182 dan SDN 183 menjadi SDN 160.
  12. SDN 219 SDN 220 dan SDN 221 menjadi SDN 195.
  13. SDN 231 dan SDN 232 menjadi SDN 205.
  14. SDN 249 dan SDN 250 menjadi SDN 222.
  15. SDN 252 dan SDN 253 menjadi SDN 224.
  16. SDN 256 dan  SDN 257 menjadi SDN 226
  17. SDN 265 dan SDN 267 menjadi SDN 234.

“Kita regrouping karena banyak sekolah yang tidak terawat. Jadi dengan adanya merger ini, diharapkan sekolah-sekolah menjadi lebih baik lagi karena dapat lebih difokuskan pembiayaannya. Totalnya ada 18 sekolah yang dimerger dan sisanya dialih fungsikan menjadi sekolah menengah pertama negeri (SMPN),” ujarnya diruang kerjanya, Rabu (14/12).

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini pihaknya masih memverifikasi semua data SDN, baik dari inventaris, kepegawaian bahkan keuangannya. Pasalnya, dengan adanya regrouping ini sekolah-sekolah berubah nomor serinya. Belum lagi pergantian kepala sekolah yang baru dilaksanakan pada tanggal 9 Desember lalu.

“Kita usahakan serah terima jabatan dan administrasi lainnya pada akhir bulan ini. Dari inventarisnya, kepegawaian, keuangan dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Sekolah Gratis (BSG). Jadi semuanya tutup buku di akhir tahun ini,” tambahnya.

Selain itu, regrouping ini juga bertujuan untuk mencegah adanya persaingan penerimaan siswa dan berbagai bantuan yang ada, mengingat mereka berada dalam satu lingkungan yang sama.

“Jangan sampai ada yang merasa di anak tirikan, jika sekolah tetangga mereka mendapat bantuan sedangkan sekolahnya tidak,” pungkasnya. (tej)

 



About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

September 2021
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Banner Pemprov sumsel

Karir Pad Widget