Viva Sumsel

 Breaking News

Bupati Ogan Ilir di Pusaran Narkoba

Bupati Ogan Ilir di Pusaran Narkoba
Maret 14
09:34 2016

Viva Sumsel.com – Palembang, Bupati Ogan Ilir (OI) Sumsel, Ahmad Wazir Nofriadi Minggu, (13/3) sekitar pukul 18.20 Wib di tangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Badan Nasional Provinsi (BNP) Sumsel. Penangkapan dilakukan di rumah pribadi Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Nofriadi di Jalan Musyawarah RT 26/05, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, Palembang terkait dugaan penyalahgunaan narkoba.

Namun pada saat penangkapan tim BNN pimpinan Kombes Pol Suyanto dan tim BNNP Sumsel pimpinan Kabid Pemberantasan, AKBP Minal Alharki sempat terhalang masuk dikarenakan pintu pagar yang terkunci. Melihat itu lantas tim kemudian bernegosiasi dengan pihak pengamanan dari Satpol PP bersama dua pengacara sang Bupati yakni Febuarrahman dan Gabby Gumayra akan tetapi negosiasi menemui jalan buntu.

Melihat hasil negosiasi tidak menemui titik terang akhirnya pada pukul 21.30 Wib tim memutuskan mendobrak pintu pagar. Setelah berhasil menembus pagar rumah, tim lagi-lagi mendapat halanngan, kali ini halangan tersebut datang dari mantan Bupati OI yang tak lain adalah orang tua dari Ahmad Wazir Noviardi, Mawardi Yahya bersama beberapa orang penjaga rumah.

Suasana sempat memanas ketika terjadi percekcokan antara tim dengan Mawardi Yahya yang dibantu penjaganya namun hal itu tak berlangsung lama hingga akhirnya penangkapan proses dilanjutkan.

Saat penangkapan di dalam kediaman tersebut terdapat 18 orang antara lain sang bupati Ahmad Wazir Nofriadi, Mawardi Yahya (Mantan Bupati Kab. OI/orang tua Ahmad Wazir Nofriadi), Ilyas Panji Alam (Wakil Bupati Kab. OI), Aprizal Hasyim (Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten OI), dan beberapa lainnya baik dari petugas keamanan maupun masyarakat sipil yang sedang bertugas menjaga rumah, yang akhirnya kesemua orang tersebut dibawa ke BNNP Sumsel. Aksi penangkapan juga sempat diwarnai beberapa kali tembakan lantaran ada yang mencoba melarikan diri.

Bupati yang belum genap satu bulan memegang tampuk jabatannya sebetulnya telah diintai BNN sejak tiga bulan lalu. Menurut informasi yang beredar, penggerebekan tersebut diawali dengan tertangkapnya, dua pengedar narkoba di kawasan Inderalaya. Dari keduanya kemudian dilakukan pengembangan ke Palembang yang menjadi kediaman Mawardi–ayah dari Nofiadi.

Kepala BNN Sumsel, Brigjen Pol Iswandi Haris membenarkan jika pihaknya sempat beberapa kali meletuskan tembakan.

“Karena ada yang coba melarikan diri maka kita keluarkan tembakan peringatan,” ujarnya saat dikonfirmasi Senin (14/3).

Saat ini Bupati yang masih muda ini telah diterbangkan ke kantor BNN pusat di Jakarta dan begitu tiba, Nofiadi langung di bawa ke laboratorium untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (anz).



About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

September 2021
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Banner Pemprov sumsel

Karir Pad Widget