Viva Sumsel

 Breaking News

Inilah Nama-Nama Yang Tewas Dalam Tragedi Bom Thamrin

Inilah Nama-Nama Yang Tewas Dalam Tragedi Bom Thamrin
Januari 16
18:54 2016

Viva Sumsel.com – Jakarta,  Polda Metro Jaya secara resmi merilis ketujuh korban meninggal dunia akibat ledakan Bom Thamrin. Dari ketujuh orang tersebut, empat orang diduga sebagai teroris, satu orang belum diketahui pasti pelaku atau warga sipil, sedangkan dua orang lainnya dipastikan warga sipil.

Kepala bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Metro Jaya Kombes Musyafak menjelaskan, korban ditemukan di tiga titik berbeda.

Ketiga tempat tersebut adalah Pos Polisi Lalu Lintas (Pospol Lantas) di persimpangan Jalan M.H. Thamrin, di halaman kedai kopi Starbucks, dan di dalam Starbucks.

“Lokasi korban ada tiga tempat. Pertama ada di Pospol Lantas, di sana ada tiga korban. Korban dengan kode 001 dengan nama Rico Hermawan. Teridentifikasi primer dari sidik jari,” ujar Musyafak di Ruang Media Center Humas Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Sabtu (16/1/2016).

Dijelaskannya, Rico merupakan warga sipil dengan jenis kelamin laki-laki, kelahiran 1995. Rico berada di pos polisi karena sedang menghadapi polisi yang menilangnya.

Korban kedua diketahui bernama Sugito dengan kelahiran 1973 dan berjenis kelamin laki-laki. Korban teridentifikasi primer melalui sidik jari. Namun sayangnya, Kepolisian masih belum bisa memastikan apakah Sugito terduga pelaku teroris atau warga sipil.

Korban berikutnya bernama Dian Joni Kurniadi, kelahiran 1990 dan berjenis kelamin laki-laki. Korban teridentifikasi primer melalui sidik jari. Polisi memastikan bahwa Dian merupakan salah satu terduga pelaku teroris.

“Korban berikutnya bertempat di halaman Kafe Starbucks, terdapat tiga korban. Pertama, dengan kode 006 atas nama Muhammad Ali. Teridentifikasi primer melalui sidik jari,” papar Musyafak.

Ali diduga sebagai pelaku terduga teroris. Pria kelahiran 1976 ini ditembak di depan kedai kopi.

Korban kelima diketahui bernama Afif alias Sunakim. Teridentifikasi dari hasil post mortem melalui data bank sidik jari. Polisi masih mendalami identitas Afif yang diduga sebagai pelaku.

Keenam adalah Amer Ovali Taher kelahiran 1946. Warga negara Kanada ini teridentifikasi dari paspor yang dia bawa. Korban ini meninggal dengan peluru yang menembus tubuhnya.

“Korban terakhir yang berada di dalam Starbucks dengan kode 007 atas nama Ahmad Muhazan Bin Saron. Kondisinya perut dan dada terkoyak karena korban sangat dekat dengan lokasi ledakan. Dia kelahiran 1970 dan teridentifikasi atas dasar sidik jari. Dia diduga pelaku karena luka khas bunuh diri yakni perut yang terkoyak,” pungkas Musyafak.

Empat Nama Diduga Pelaku Teror:

Dian Joni Kurniadi

Muhammad Ali

Sunakim alias Afif

Ahmad Muhazan bin Saron

Nama yang masih didalami:

Sugito

Korban sipil yang tewas:

Amer Ovali Taher

Rico Hermawan

KRI

(metrotvnews.com)



About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

September 2021
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Banner Pemprov sumsel

Karir Pad Widget