Viva Sumsel

 Breaking News

“Kabau Sirah” Menatap Final PJS

Januari 17
10:41 2016

Viva Sumsel.com – Padang – Semen Padang lolos ke final Piala Jenderal Sudirman seusai menang adu penalti 4-2 (2-2) atas Pusamania Borneo FC pada leg kedua semifinal Piala Jenderal Sudirman di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sabtu (16/1/2016). Tim Kabau Sirah menjadi tim pertama yang lolos ke partai puncak yang akan berlangsung di Jakarta, 24 Januari.

Bentrok kedua tim berjalan keras sejak wasit Iwan Sukoco meniup peluit tanda dimulainya babak pertama. Bahkan pada menit ketiga kedua tim harus bermain dengan 10 pemain setelah Satrio dan Arpani diusir wasit karena bertengkar di lapangan.

Bermain dengan 10 orang, Semen Padang justru mendominasi permainan. Pada menit ke-15, Nur Iskandar berhasil menjebol gawang Borneo FC yang dikawal Galih Sudaryono, namun gol itu dianulir karena dia sudah lebih dahulu berada dalam posisi off side.

Memasuki pertengahan babak pertama, Borneo FC belum mampu meredam dominasi tim Kabau Sirah. Kondisi itu membuat tim asuhan Kas Hartadi lebih banyak mengandalkan serangan balik dengan mengandalkan kecepatan pemain sayap, Terens Puhiri.

Namun, upaya itu tidak berhasil membahayakan gawang Semen Padang. Skor 0-0 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Di awal babak kedua, Semen Padang yang harus mengejar defisit dua gol berhasil mengubah skor menjadi 1-0. Tembakan keras Hyun-koo dari luar kotak penalti pada menit ke-50, tidak mampu diantisipasi Galih.

Borneo FC yang kesulitan mengembangkan permainan harus menerima kenyataan gawang mereka kebobolan untuk kedua kalinya. Kali ini, gelandang Semen Padang, Rudi menjebol gawang Borneo FC lewat tembakan keras kaki kiri dari dalam kotak penalti pada menit ke-73, sekaligus mengubah skor menjadi 2-2.

Tiga menit jelang babak kedua berakhir, Semen Padang harus bermain dengan sembilan orang setelah Bayauw menerima kartu kuning kedua karena dianggap melakukan diving. Hingga akhir babak kedua skor 2-2 tidak berubah dan memaksa laga berlanjut ke adu penalti.

Dalam drama adu penalti, dua penggawa Semen Padang, Jandia Eka Putra dan Novan Setya jadi pahlawan. Jandia berhasil memblok tendangan Ponaryo Astaman dan Jajang Mulyana, sedangkan Novan mencetak gol penentu langkah Kabau Sirah ke final.

Empat penendang penalti Semen Padang yakni Koko Lomell, Nur Iskandar, Irsyad Maulana, dan Novan sukses mencetak gol. Praktis, hanya tendangan Novrianto yang gagal. Sementara dari kubu Borneo FC hanya tendangan Srdan Lopicic dan Ade Jantra yang menjebol gawang Jandia.

Susunan Pemain
Semen Padang (4-4-2): Jandia; Novan, Hamdi, El Hadji, Satrio; Alwi/ Irsyad (4′), Rudi,/ Novrianto (90′), Hyun-koo, Gugum/ Bayauw (4′); Nur Iskandar, Koko Lomell

Pelatih : Nilmaizar

Pusamania Borneo FC (4-3-3): Galih; Diego, Hamka, Gancev, Rizky; Lopicic, Ponaryo, Sultan/ Ade (28′); Arpani, Febri/Dzumafo (28′), Terens

Pelatih : Kas Hartadi



About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

September 2021
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Banner Pemprov sumsel

Karir Pad Widget