Viva Sumsel

 Breaking News
  • Experience Juni, Hotel 101 Palembang Promo Kamar dan Diskon 17 % VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sebagai salah satu hotel berbintang Empat, THE 1O1 Palembang Rajawali yang beralamatkan di Jalan Rajawali nomor 18, 9 Ilir, Ilir Timur III, Palembang Sumatera Selatan dan...
  • Gubernur Sumsel Buka Rakorda DPD Nasdem Prabumulih VIVA SUMSEL.COM, Prabumulih – Pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) DPD Partai Nasdem Kota Prabumulih oleh Ketua DPW Partai Nasdem Prov. Sumsel, Herman Deru, Di Ballroom Fave Hotel Prabumulih.Jumat (11/06/2021). Kehadiran...
  • USS Lantik Wakil Rektor II VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Ketua Yayasan P4SS dr. Hj. Halipah Amin, SpTHT, MM hari ini resmi melantik Wakil Rektor II Universitas Sumatera Selatan (USS) yang definitif, Rabin Ibnu Zainal, SE,...
  • Resmikan SPLU-Mobile, PLN Realisasikan Kota Jambi Jadi Kota Smart Green City VIVA SUMSEL.COM  Jambi – Tugu Keris Siginjai menjadi tempat dilaksanakannya peresmian Stasiun Pengisian Listrik Umum Mobile (SPLU-M), setidaknya 10 Titik telah terpasang di sepanjang ruas Jalan di kawasan Car Free...
  • Basarnas Terjunkan 7 Personel Cari Selamat Riadi VIVA SUMSEL.COM, OGAN ILIR– Selamat Riadi (33) Jum’at (04/06/2021) sekitar pukul 09.40 WIB hanyut dan tenggelam di sungai Ogan di desa Santapan Timur, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir. Ia terbawa...

Pemerintah Bubarkan dan Larang Aktivitas FPI

Pemerintah Bubarkan dan Larang Aktivitas FPI
Desember 30
14:06 2020

VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Pemerintah melalui Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud Md, mengumumkan melarang kegiatan yang mengatasnamakan organisasi Front Pembela Islam atau FPI.

Pengumuman ini disampaikan Mahfud Md, di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2020).

“Kepada aparat pemerintah pusat dan daerah, kalau ada organisasi yang mengatasnaakan FPI itu harus ditolak, karena legal standing-nya tidak ada, terhitung hari ini,” kata Mahfud.

Kebijakan tersebut dituangkan dalam Keputusan Bersama yang ditandatangani enam menteri dan lembaga, yaitu Mendagri, Menkominfo, Menkum HAM, Kapolri, Kepala BNPT, dan Jaksa Agung.

Adapun Mahfud menjelaskan, landasan pelarangan kegiatan FPI adalah bahwa sejak 21 Juni 2019 secara de jure, FPI telah bubar sebagai ormas.

“Tetapi sebagai organisasi FPi tetap melakukan aktivitas yang melanggar ketertiban dan keamanan dan bertentangan dengan hukum, seperti sweeping, razia, dan provokasi, dan sebagainya,” kata Mahfud.

Sementara itu, kata Mahfud, berdasarkan perundangan dan Putusan MK No 82 PUU 11/2013 tertanggal 23 Desember 2014, pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan setiap kegiatan yang dilakukan FPI.

“Karena FPI tidak lagi memiliki legal standing, baik sebagai ormas atau organisasi biasa,” tegas Mahfud (liputan6.com)

 



About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

Juni 2021
S S R K J S M
« Mei    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Banner Pemprov sumsel

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort