Viva Sumsel

 Breaking News

Sempat “Tenggelam” PPLP Kembali Populerkan Ikan Louhan

Sempat “Tenggelam” PPLP Kembali Populerkan Ikan Louhan
Maret 31
13:37 2017

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Persatuan Pencinta Louhan Palembang (PPLP) menggelar Louhan Competition Regional Sumbagsel di Palembang Indah Mall (PIM). Sebanyak 7 katagori diperlombakan dalam ajang yang berlangsung mulai 31 Maret – 2 April 2017. 7 katagori tersebut adalah Ching Hwa B (16-22 cm), Ching Hwa C (<16 cm), Chen Cu B (16-22 cm), Chencu C, (<16 cm), Free Marking B (16-22 cm), Free Marking C (< 16 cm), Classic (open class) dan Bonsai (open class).

Ketua PPLP, Cristoper mengatakan, ajang ini diadakan guna mempopulerkan kembali ikan Louhan setelah sempat “tenggelam” sekian lamanya sekaligus mengenalkan jenis-jenis Louhan modern kepada khalayak ramai khususnya pencinta ikan Louhan di Palembang.

Dikatakannya, ada beberapa aspek yang menjadi penilaian tim juri dari lomba ini seperti Louhan yang diperlombakan mencakup ukuran body, motif body, marking dan kepala Louhan, sementara jurinya sendiri datang dari Persatuan Pencinta Louahan Indonesia (PPLI) dibantu PPLP.

“Louhan-louhan yang tampil sebagai pemenang akan dikutsertakan dalam tingkat yang lebih tinggi lagi yaitu liga Louhan Indonesia dimana pada level ini merupakan kompetisi tertinggi kontes ikan Louhan di negeri ini yang diikuti oleh peserta dari seluruh Indonesia,” ujar Cristoper, usai pembukaan kompetisi di PIM Mall, Jumat (31/3).

Pria berkacamata ini menambahkan kompetisi liga sendiri akan diadakan pada tahun 2018 mendatang dan direncakan Kota Palembang sebagai tuan rumahnya.

Sementara, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumsel, Hj.Sri Dewi Titi Sari mewakili Gubernur Sumsel mengatakan agar PPLP lebih menggalakan lagi kontes serupa dimasa yang akan datang, Ia juga meminta agar PPLP memberikan edukasi kepada pencinta Louhan agar ikan ini memiliki nilai jual tinggi dan memiliki nilai ekspor, Sebab selain menumbuhkan kembangkan hobby dapat pula menambah income si pemilik ikan.

Sri Dewi juga menyampaikan bahwa pihaknya kini tengah mengupayakan agar ekspor ikan Louhan tidak lagi melalui Jakarta dengan kata lain cukup melalui Palembang saja, selama ini ekspor dilakukan melalui Jakarta sebelum menuju berbagai negara tujuan itu artinya menambah biaya produksi lagi.

“Dari catatan yang kami miliki jumlah pengeskpor ikan Louhan di Palembang saja satu harinya sebanyak 80 ikan dari lima pengusaha ikan Louhan di kota ini. Itu artinya potensinya cukup besar sekarang tinggal bagaimana menyederhanakan jalur distribusi ekspornya,” ucap Sri Dwi.

Melalui kompetisi ini pula ia menyampaikan agar anggota yang tergabung dalam PPLP dapat berorietasi pada ekspor dan pihaknya siap memfasilitasinya.

Menurutnya berdasarkan penelitian dari litbang ada 233 jenis spesies ikan di Indonesia dan salah satunya salah jenis Louhan ini. Sementara luas perairan umun dan daratan di Indonesia merupakan terluas di asia tenggara dengan luas 2,550 juta hektar dari jumlah itu, 12 ribu hektarnya ada di Indonesia sementara 20, 8 persennya ada di Sumsel. artinya, potensi pengembangbiakan Louhan cukup besar jika mengacu pada luas perairan umum dan daratan dan mengingat ikan jenis Louhan hidup di area ini.

“Sekali lagi saya harap PPLP pandai-pandainya melihat potensi, komunitas-komunitas ikan hias lainnya juga semakin eksis menggelar sebuah kontes, ini juga yang akan dilakukan oleh penghobi ikan cupang dimana pada April mendatang akan menggelar workshop,” tandasnya. (anz)

 



About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Loading

Kalender

Oktober 2021
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Banner Pemprov sumsel

Karir Pad Widget