Viva Sumsel

 Breaking News

Ustad Solihin Hasibuan : Saya Akan Berhenti Berdakwah Jika Ahok Tak Dipidanakan

Ustad Solihin Hasibuan : Saya Akan Berhenti Berdakwah Jika Ahok Tak Dipidanakan
Oktober 14
16:38 2016

Viva Sumsel.com – Palembang, Gerakan Umat Islam (GUI) Sumatera Selatan (Sumsel) kembali melakukan aksi unjuk rasa mengecam Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Jumat (14/10). Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat seperti Kemas H. Halim dan Ustad Solihin Hasibuan terlihat bergabung bersama ratusan massa. Tuntutan pengunjuk rasa sama seperti aksi sebelumnya yakni pemakzulan dan pidanakan Ahok sekaligus mengawal Fatwa MUI tentang penistaan agama.

Aksi dimulai usai sholat Jumat, ratusan massa sudah berkumpul di Masjid Agung Palembang untuk melakukan long march menuju gedung DPRD Sumsel. Digedung Dewan ini, Pengunjuk rasa menuntut penjarakan Ahok. Pengunjuk rasa juga menyampaikan akan menurunkan massa yang lebih besar lagi jika dalam 7×24 jam proses pidana kepada Ahok tidak dijalankan.

“MUI  telah mengeluarkan Fatwanya, Ahok telah menistakan Agama kami menuntut segera penjarakan Ahok sesuai dengan pasal penistaan agama, kami tunggu prosesnya 7 x 24 jam jika tidak kami akan kembali dengan jumlah massa yang lebih besar lagi,” tegas Ketua DPD FPI Sumsel, Habib Mahdi.

Dihadapan massa demonstran dan anggota Pimpinan DPRD Sumsel, Habib Mahdi dengan suara lantang mengatakan bahwa akan mengawal fatwa MUI ini, GUI Sumsel pun sudah mengirimkan surat kecaman dan tututan yang disampaikan melalui DPRD Sumsel dengan tembusan Kapolda Sumsel dan Kemedagri.

Sementara, Solihin Hasibuan menegaskan pernyataan Ahok sudah sangat jelas menghina Alquran dan meninstakan islam. Negara tidak boleh berdiam diri dan segera melakukan proses hukum kepada Ahok. Bahkan Solihin Hasibuan juga tidak akan berdakwah lagi bila Ahok tidak dipidanakan.

“Saya sangat kesal dengan penyataan Ahok terkait surat Al Maidah beberapa waktu lalu, saking marahnya nya saya, saya pun turun kejalan bersama ormas islam dan menuntut  pidanakan Ahok, jika tidak saya akan berhenti berdakwah,” tegasnya.

Massa pengunjuk rasa diterima oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel, Chairul S matdiah, Politisi dari partai Demokrat ini mengatakan bahwa DPRD Sumsel juga mengawal kasus ini namun meminta agar aksi berlangsung tertib dan tidak anarkis.

“DPRD Sumsel, telah melakukan rapat dua hari lalu, Surat petisi yang disampaikan oleh GUI Sumsel dalam unjuk rasa empat hari lalu telah ditindaklanjuti dengan melayangkannya ke Kemendagri,” ucap Chairul.

Ia menegaskan, DPRD siap turun kejalan bersama GUI Sumsel menggelar unjuk rasa jika unsur-unsur pelanggaran hukum yang dilakukan Ahok telah terpenuhi namun tidak ada tindaklanjutnya oleh penegak hukum. (anz)

 



About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Kalender

September 2021
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Banner Pemprov sumsel

Karir Pad Widget