Sultan Muda Sumsel Cetak Transaksi Rp306 Miliar di Trade Expo Indonesia 2026

Kesepakatan ini diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi kontrak perdagangan dan realisasi ekspor yang berkelanjutan, sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan Sumatera Selatan di pasar global.

Melalui kolaborasi strategis ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Perdagangan berperan dalam penguatan promosi produk unggulan dan perluasan akses pasar ekspor, sementara OJK Provinsi Sumatera Selatan bersama industri jasa keuangan mendorong peningkatan akses pembiayaan serta pemanfaatan produk dan layanan keuangan untuk mendukung pengembangan usaha.

Sinergi tersebut turut diperkuat HIPMI Sumatera Selatan melalui pengembangan jejaring bisnis dan kemitraan antarpengusaha muda.

Kolaborasi lintas pemangku kepentingan ini semakin menunjukkan keberhasilannya dalam membangun ekosistem kewirausahaan muda yang berorientasi pada pasar global.

Kepala OJK Provinsi Sumatera Selatan, Arifin Susanto, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti nyata kemajuan program 100.000 Sultan Muda Sumsel dalam meningkatkan daya saing pengusaha muda dan memperluas peluang ekspor daerah.

“Kesepakatan perdagangan ini menunjukkan bahwa pengusaha muda Sumatera Selatan memiliki kapasitas dan daya saing untuk menjangkau pasar global. Keberhasilan ini juga mencerminkan semakin kuatnya kolaborasi OJK, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, HIPMI, dan industri jasa keuangan dalam mengembangkan ekosistem 100.000 Sultan Muda Sumsel, sehingga semakin banyak pengusaha muda mampu meningkatkan skala usaha, memperluas akses pasar, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Arifin.

Program 100.000 Sultan Muda Sumsel menjadi wadah kolaborasi pengembangan kewirausahaan muda melalui peningkatan kapasitas usaha, perluasan akses pasar, penguatan jejaring bisnis, serta pemanfaatan produk dan layanan sektor jasa keuangan.

Keberhasilan pengusaha muda dalam menjalin kemitraan perdagangan internasional pada TEI 2026 menunjukkan bahwa pengembangan ekosistem tersebut mulai memberikan hasil konkret, sekaligus memperkuat peran Sultan Muda Sumsel Center sebagai ruang kolaborasi bagi pengusaha muda dan berbagai pemangku kepentingan.

Berita Lainnya  Rutin Servis di AHASS, Vario 160 Bisa Jadi Milikmu

Ke depan, OJK Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, HIPMI Sumatera Selatan, industri jasa keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan akan terus memperkuat kolaborasi strategis untuk memperluas keberhasilan program 100.000 Sultan Muda Sumsel, mendorong lahirnya pengusaha muda yang inovatif dan berdaya saing global, serta mendukung penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan yang berkelanjutan.

 

Pos terkait