VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Astra Motor Sumsel terus memperkuat sinergi bersama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui program pembinaan SMK TSM Mitra Binaan AHM di wilayah Sumatera Selatan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Saresehan SMK Mitra Binaan AHM Wilayah Sumsel yang berlangsung di Main Dealer Astra Motor Sumsel, Selasa (29/9).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, Kepala Prodi, Wakil Kepala Humas, hingga Guru Produktif SMK TSM Mitra AHM, yang mana menjadi wadah evaluasi sekaligus berbagi pengalaman antar-SMK dalam meningkatkan kualitas pembelajaran vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia industri.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai aktivitas dan pencapaian SMK TSM Mitra AHM Sumsel sepanjang 2026, mulai dari pelaksanaan program, partisipasi sekolah, perkembangan kompetensi siswa, hingga berbagai tantangan yang masih perlu ditingkatkan.
Selain evaluasi, kegiatan juga diisi dengan sesi sharing Teaching Factory (TEFA) dari SMK Utama Bakti Palembang.
Melalui sesi ini, peserta memperoleh gambaran mengenai penerapan pembelajaran berbasis dunia kerja, mulai dari pengelolaan, keterlibatan guru dan siswa, proses pelayanan konsumen, administrasi bengkel, pembagian tugas, hingga penerapan standar kerja dan keselamatan yang diterapkan di SMK Utama Bakti Palembang.
Kepala Wilayah Astra Motor Sumsel, Yohanes Kurniawan mengatakan, kolaborasi antara industri dan sekolah perlu terus dikembangkan agar pembelajaran vokasi dapat menjawab kebutuhan dunia kerja.
“Program SMK Mitra Binaan AHM merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat kompetensi siswa melalui pembelajaran yang relevan dengan industri. Melalui kegiatan seperti saresehan ini, sekolah dapat saling bertukar pengalaman dan praktik baik untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Yohanes dalam kata sambutannya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan Laboratorium TUK (Tempat Uji Kompetensi) dan TEFA SMK Utama Bakti Palembang.
Peserta melihat secara langsung penerapan fasilitas pembelajaran, mulai dari kelengkapan tools dan equipment, layout area praktik, penerapan standar keselamatan dan 5R, hingga alur kerja dan administrasi pelayanan TEFA.
“Yang tidak kalah penting adalah memberikan ruang bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman praktik yang mendekati kondisi kerja sebenarnya. Dengan demikian, siswa diharapkan tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga terbiasa dengan standar kerja, kedisiplinan, pelayanan, dan tanggung jawab,” tambah Yohanes.
Melalui kegiatan ini, Astra Motor Sumsel bersama SMK TSM Mitra AHM berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dunia pendidikan dan industri, sehingga program pembinaan dapat memberikan manfaat berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas kompetensi dan kesiapan kerja siswa di Sumatera Selatan.
Editor : Muhardi Aanz









