VIVA SUMSEL.COM, OKI – Upaya pencarian intensif selama dua hari akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Hendi Aliansyah (10), seorang anak laki-laki yang dilaporkan hilang saat beraktivitas di Sungai Komering, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Korban ditemukan pada Sabtu malam, 31 Oktober 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. Lokasi penemuan berada di perairan Desa Sukamulya, yang berjarak sekitar 6 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang.
Ditemukan Warga yang Sedang Memancing
Keberadaan korban pertama kali diketahui oleh seorang warga yang tengah memancing di aliran Sungai Komering.
Warga tersebut kemudian segera melaporkan temuan tersebut kepada petugas Basarnas yang saat itu masih melakukan operasi pencarian di lapangan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi yang dilaporkan untuk melakukan proses evakuasi.
Setibanya di lokasi, tim memastikan identitas korban dan segera melakukan evakuasi dengan prosedur yang berlaku.
Selanjutnya, korban dibawa dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka untuk proses pemakaman.
Operasi SAR Resmi Ditutup, Basarnas Sampaikan Duka Cita
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyampaikan bahwa dengan ditemukannya korban, maka operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan ditutup.
“Alhamdulillah, korban akhirnya berhasil ditemukan berkat informasi dari warga yang sedang memancing dan segera diteruskan kepada Tim Basarnas. Tim langsung melakukan evakuasi terhadap korban. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Raymond, Minggu (1/11/2026).
Raymond juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang telah terlibat dalam operasi pencarian selama dua hari tersebut.
Unsur yang terlibat antara lain personel Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI, Polri, aparat pemerintah desa, serta masyarakat setempat yang turut membantu di lapangan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan operasi SAR hingga korban berhasil ditemukan. Seluruh unsur yang terlibat saat ini telah dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tambahnya.
Imbauan Keselamatan di Perairan Sungai
Menindaklanjuti kejadian ini, Basarnas mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar daerah aliran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan.
Masyarakat diminta untuk tidak berenang di lokasi dengan arus deras dan kedalaman yang tidak diketahui, selalu melakukan pengawasan terhadap anak-anak saat berada di dekat sungai, serta memperhatikan kondisi cuaca dan arus air sebelum beraktivitas di perairan.
Langkah pencegahan ini penting untuk menghindari terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.









