Viva Sumsel

 Breaking News
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...
  • HUT 55, Surya Semesta dan BATIQA Luncurkan CSR ‘Musi Berdaya’ di Palembang VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), induk usaha BATIQA Hotels, Perseroan melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk...

Papan Reklame di Jalur LRT Dibongkar, PAD Dari Sektor ini Turun 5 Persen

Papan Reklame di Jalur LRT Dibongkar, PAD Dari Sektor ini Turun 5 Persen
Mei 09
10:10 2016

Viva Sumsel.com – Palembang, Akibat pembangunan Light Rel Transit (LRT) yang berimbas pada “penggusuran” papan reklame/bilboard, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mengalami penurunan besaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber pada retribusi papan reklame. Pemkot memprediksi besaran penurunan tersebut sebesar 5 persen.

Kepala Bidang (Kabid) Pendataan dan Penetapan Dispenda Kota Palembang, Sodikin mengatakan reklame yang di “gusur” semuanya berada di jalan-jalan protokol dan strategis sebab jalur lintas LRT memang melalui jalan-jalan itu.

“Kalau mengenai berapa banyak jumlah reklame yang disingkirkan saya tidak mengetahui pasti namun yang jelas dampak penurunannya sekitar 5 persen,” ucapnya, senin, (9/5).

Dengan demikian mau tidak mau pihaknya harus mencari alternatif lain guna menutupi sumber pendapatan yang mengalami penurunan tadi. Salah satu cara yang dapat ditempuh adalah menggali potensi retribusi reklame dikawasan lain.

Menurutnya, sumber pendapatan dari sektor retribusi reklame ini cukup signifikat menunjang PAD kota Palembang dengan kata lain pendapatan dari pajak rekalme ini merupakan salah satu penopang utama PAD Pemkot disamping sektor-sektor lain.

Ia memaparkan, Pemkot Palembang melalui Dispenda pada tahun ini mentargetkan Rp 160 Milyar dari retribusi reklame sedangkan pada triwulan pertama tahun ini Dispenda telah memghimpun dana dari sektor retribusi reklame mencapai sekitar Rp 14 Milyar lebih atau 33 persen dari target tahapan yang dicanangkan.

“Harus diakui adanya papan reklame yang terimbas dari pembangunan LRT tentu menurunkan tingkat pendapatan dari sektor ini namun disisi lain hal ini menuntut kita untuk mencari inovasi-inovasi lain mencari sumber-sumber PAD agar target yang ditetapkan dapat tercapai,” tukasnya. (anz).

 

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Mei 2016
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Banner PARTNERSHIP