Viva Sumsel

 Breaking News
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...
  • HUT 55, Surya Semesta dan BATIQA Luncurkan CSR ‘Musi Berdaya’ di Palembang VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), induk usaha BATIQA Hotels, Perseroan melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk...

Terkait OTT, Polda Segera Periksa Kadisdik Sumsel

Terkait OTT, Polda Segera Periksa Kadisdik Sumsel
Juli 25
14:59 2017

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Setelah menetapkan tiga tersangka saat operasi tangkap tangan (OTT) di Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Penyidik Polda Sumsel akan sesegera mungkin memanggil Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Widodo.

Hal ini disampaikan Kapolda Sumsel, Irjen Agung Budi Maryoto, Selasa (25/7).

“Pemeriksaan tersebut terkait setoran dana sertifikasi guru di Sumsel. kepala Dinas Pendidikan nya sendiri sudah kita layangkan surat panggilan untuk pemeriksaan,” ujarnya.

Agung menyebutkan, jika para guru atau sekolah SMA/SMK di Sumsel tidak memberikan setoran saat sertifikasi, maka akan dipersulit saat pendataan tunjangan guru.

“Hal ini terungkap saat kedua pejabat kepala Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Pendidik (PTK) Syahrial Effendi dan Kasi PTK SmA Kusdinawan ditetapkan tersangka, kalau tidak mau kasih tips, itu akan dibuat lama atau sertifikasi guru ditahan, Jadi kasihan gurunya sudah jauh-jauh dari daerah tapi tidak bisa mengambil sertifikasi, makanya mereka mau tidak mau harus memberikan uang,” sambung Agung.

Pungutan liar sendiri, ujar Agung, disinyalir sudah terjadi sejak kepala dinas mengeluarkan surat edaran pendataan sertifikasi guru di Sumsel pada pertengahan Juni lalu.

“Sampai saat ini ada sekitar Rp 52 juta uang tunai yang diamankan penyidik dari setoran guru melalui kepala sekolah di Sumsel yang telah dimasukkan dalam amplop dan diberi nama,” Pungkasnya (ali)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Juli 2017
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Banner PARTNERSHIP