Viva Sumsel

 Breaking News
  • Kanwil DJBC Sumbagtim Musnahkan BMN Senilai Rp 2,58 Miliar VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) dan KPPBC TMP B Palembang melakukan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan...
  • Aplikasi Motorku, Septi Dapat Logam Mulia VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sejak diluncurkan September lalu di 12 wilayah di Indonesia, Astra Motor selaku main dealer Honda akhirnya mengundi pemenang undian aplikasi Motorku periode 21 Agustus hingga 30...
  • Penerapan BBM Satu Harga, Sub Penyalur Sasar Daerah 3T VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Sub penyalur menjadi ujung tombak dari penerapan BBM 1 harga untuk wilayah yang tidak tercover SPBU. Dengan adanya sub penyalur yang legal distribusi BBM akan merata...
  • Mainkan Ponsel Saat Hujan, Bocah Perempuan Ini Tewas Tersambar Petir VIVA SUMSEL.COM, Bogor – Salsabila Ayu Putri, seorang gadis berusia 6 tahun tewas tersambar petir saat asyik memainkan ponsel yang sedang diisi daya. Bocah perempuan malang ini tewas mengenaskan di...
  • Sumsel Masih Minim Sub Penyalur BBM VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Anggota Komisi VII DPR RI, Nazaruddin Kiemas mengatakan, Sesuai dengan Undang-undang 22 tahun 2001, bahwa percepatan penerapan implementasi harga BBM di wilayah NKRI harus satu harga,...

Ombudsman Sumsel Awasi Proses Penerimaan CPNS 2018

Ombudsman Sumsel Awasi Proses Penerimaan CPNS 2018
Oktober 02
23:33 2018
  • Nomor Hotline Pengaduan : 0811-7870-137

 

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Maraknya kecurangan dan penipuan yang terjadi dengan memanfaatkan momen penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) membuat Ombusdman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Sumatera Selatan merasa perlu mengawal jalannya proses penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) itu.

“Kami anggap perekrutan penerimaan ASN tahun ini perlu dikawal. Sebab, banyak oknum yang mengaku mampu memasukan dan memperlancar masuk menjadi pegawai ASN dengan syarat meminta sejumlah imbalan baik berupa uang maupun yang lainnya,” jelas Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan, M. Adrian Agustiansyah, Selasa (02/10).

Adrian menungkapkan perlunya pengawasan dalam proses penerimaan ASN ini didasari atas pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, meskipun sudah ada perbaikan yang cukup baik tapi tidak menutup kemungkinan celah kecurangan akan terjadi, seperti kita ketahui bersama pada proses penerimaan CPNS sangat kental dengan praktik kecurangan, kolusi dan nepotisme. Selain itu, marak juga tindakan dengan modus penipuan.

Ditambahkan Koordinator Pengawasan CPNS Tahun 2018 Ombudsman Sumatera Selatan,.Sdr. Hendrico.,SH, sejauh ini sudah ada 1 kementerian yang berkoordinasi dengan kami untuk meminta bantuan petugas (ombudsman) yang akan ditempatkan di sepanjang penerimaan untuk mengawasi perekrutan CPNS nya, yakni Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sumatera Selatan.

“Kerja sama yang seperti ini sangat kami sambut baik, ini menandakan bahwa Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sumatera Selatan berupaya transparan dan akuntabel dalam proses penerimaannya dengan secara resmi melibatkan Lembaga Negara Pengawas (ombudsman) dalam pengawasannya, namun meskipun ada atau tidaknya permintaan seperti ini, Ombusdman tetap akan mengawasi pelaksanaannya baik di kementerian hukum dan HAM maupun keseluruh instansi yang kali ini menyelenggarakannya”, Ujar Hendrico.

Hendrico, SH  mengatakan, dalam beberapa bulan kedepan Ombudsman Sumsel akan membuka posko pengaduan, khusus mengawasi seleksi CPNS Tahun 2018 yang dilaksanakan di Provinsi Sumatera Selatan. Tujuannya agar penerimaan CPNS yang diselenggarakan bebas dari perilaku maladministrasi yang berujung pada perbuatan pidana dalam penerimaannya misalnya adanya tindakan diskriminatif oleh panitia, permintaan uang/imbalan dan lain sebagainya.

Ditegaskan hendrico, ada beberapa strategi yang akan kami lakukan dalam mengawasi proses penerimaan ini, salah satunya akan disebar petugas kami di berbagai kantor (instansi) yang diduga rawan kecurangan, pemantauan yang kami laksanakan akan dilakukan baik secara formal maupun informal.

“kami himbau kepada masyarakat untuk berani melaporkan dugaan kejanggalan, kecurangan, ataupun tindakan yang dapat merugikan masyarakat pada proses penerimaan CPNS tahun 2018 ini melalui datang langsung ke Kantor Ombudsman RI Provinsi Sumatera Selatan, bisa juga via Whatsapp Ombusdman RI Perwakilan Sumatera Selatan ke 0811-7870137  atau Telp Kantor: (0711) – 376907, jika laporannya terpenuhi syarat baik secara formil maupun materil, pasti akan kami tindaklanjuti” tutup Hendrico. (anz)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner Caleg DPRD Kota Palembang

Kalender

Desember 2018
S S R K J S M
« Nov    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Banner PLN

Karir Pad Widget

Space Kosong

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort