Viva Sumsel

 Breaking News
  • Erick Thohir Setuju Beli 60 Persen Saham Sriwijaya FC VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Pengusaha sekaligus pemilik Mahaka Grup Erick Thohir tertarik menanamkan modalnya di Sriwijaya FC. Bahkan  Erick Thohir disebut telah setuju untuk membeli 60 persen saham tim berjuluk Laskar...
  • Panitia Reuni Akbar SMANLI Gelar Khitanan Massal VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Gerakan Wanita Muslimah Indonesia Cabang Palembang bekerjasama dengan panitia reuni akbar SMAN 5 (SMANLI) menggelar kegiatan sosial khitanan massal di aula SMANLI Palembang jalan R.E Martadinata...
  • Oppo Perkenalkan Perangkat F9 di Palembang VIVA SUMSEL.COM, Palembang – telah mengadakan sesi penjualan perdana secara serentak diseluruh Indonesia pada 31 Agustus yang lalu, kini OPPO memperkenalkan perangkat F9 di kota Palembang. Selain memperkenalkan perangkat F9,...
  • Desa Karang Raja Gelar Lemang Bersama VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim- Warga desa Karang Raja kecamatan Muara Enim adakan pembuatan lemang bersama dalam satu kampung, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan Muharram. Rabu (19/9/2018) Pembuatan lemang...
  • Kerusakan Gigi Penduduk Palembang Mencapai 530 Gigi Per 100 Orang VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Pepsodent, brand perawatan kesehatan gigi dan mulut produksi PT Unilever Indonesia Tbk. bekerjasama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI)...

Tahun 2015 LPSK Terima 1.590 Permohonan Perlindungan

Tahun 2015 LPSK Terima 1.590 Permohonan Perlindungan
Desember 30
09:50 2015

Viva Sumsel.com – Jakarta, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mencatat selama tahun 2015 mereka menerima 1.590 permohonan perlindungan. Jumlah ini meningkat dari tahun lalu.

Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai menjelaskan tahun lalu LPSK menerima 1.076 kasus. Ini disampaikan dalam jumpa pers LPSK di Hotel Ibis Tamarin, Wahid Hasyim, Jakarta, Rabu (30/12/2015).

“Permohonan yang masuk ke LPSK meningkat 50 persen dari sampai tanggal 18 Desember 2015 sebanyak 1.590. Jumlah ini meningkat dari tahun 2014 yang hanya 1. 076,” ujar Haris.

Dari 1.590 permohonan, Rapat Paripurna Pimpinan (RPP) memutuskan 1.514 permohonan. Kata Haris sebanyak 1.102 permohonan diterima, 315 permohonan ditolak, 62 permohonan diberikan rekomendasi, 31 permohonan diberikan santunan dan empat permohonan ditunda.

“Dari 1.590 permohonan, 1.514 sudah dibahas di RPP,” ucapnya.

Haris menuturkan, dari 1.514 yang dibahas, ada 1.102 permohonan yang ditangani di LPSK diantaranya kasus pelanggaran HAM berat 837 orang, korupsi ada 43 orang, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sebanyak 49 orang, Terorisme 35 orang, Tindak Pidana Seksual terhadap Anak 25 orang, dan Tindak Pidana Umum 113 orang.

“Dari 1.514 yang sudah diberi layanan 1.102,” tutur Haris.

Haris menambahkan, ada beberapa kasus yang masih diterima LPSK, namun belum bisa diputuskan karena sudah memasuki akhir tahun.

“Sampai tanggal 30 Desember, masih ada permohonan yang masuk 50 kasus, tapi belum diputuskan karena permohonan masuk akhir Desember,” ungkapnya. (www.suara.com)

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

Email Subcribers

Banner HUT RI

Kalender

September 2018
S S R K J S M
« Agu    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Banner PLN

Banner HUT RI

Karir Pad Widget

malatya escort porno izle mersin escort elazig escort erzurum escort sivas escort porno izle porno izle sikiş izle malatya escort mersin escort elazığ escort