Viva Sumsel

 Breaking News
  • GENCAR 2.0 x BNI & OJK Sumsel Edukasi Ribuan Gen Z Anti Investasi Ilegal VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – GENCAR 2.0 (Gen LIMAS Collaborative Seminar) x BNI telah sukses diselenggarakan dengan tema “Smart Investing : From First Step To First Investment, Smart Investing For The...
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...

Walikota Minta Pelindo Bertanggung Jawab

Walikota Minta Pelindo Bertanggung Jawab
Mei 17
15:59 2017

VIVA SUMSEL.COM, Palembang –  Walikota Palembang, H Harnojoyo menyangkan insiden kapal tongkang ARK 04 bermuatan ratusan ton batubara  menabrak tiang jembatan ampera Rabu, (17/5). Bahkan Harnojoyo merespon langsung dengan mendatangi lokasi kejadian sekaligus memantau proses evakuasi. Kekhawatiran Walikota Palembang ini wajar sebab tiang jembatan ampera telah berulang kali ditabrak tongkang meskipun telah dipasang fender (pengaman).

Walikota meminta agar PT. Pelindo bertanggung jawab atas peristiwa ini, menurutnya kejadian ini tak lepas dari kelalaian perusahaan tersebut karena tidak memperhitungkan kondisi dan situasi saat berlayar melalui sungai musi dengan menggandeng tongkang bertonase besar.

“Karena ini sudah kelalaian saya minta pihak Pelindo agar bertanggung jawab,” ujar Harno saat memantau proses evakuasi, Rabu (17/5)

Peristiwanya sendiri terjadi sekitar pukul 11.00 Wib, tali yang menarik tongkang dari Tugboat Tanjung Buyut 2-122 dan Noah Batam IV terputus mengakibatkan tongkang lepas kendali dan terseret arus lalu menghamtam tiang jembatan, sempat pula menabrak speedboat bermuatan minyak namun tidak ada korban jiwa sebab pengemudi speedboat menyelamatkan diri dengan terjun ke sungai.

Kedepannya ia juga meminta agar kejadian ini dapat menjadi perhatian semua pihak terutama perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan sungai sebagai jalur mengangkut barang dalam jumlah besar baik itu batubara maupun sebagainya supaya kejadian ini tidak terulang lagi.

“Harus perhatikan kekuatan tali penariknya sudah itu perhatikan juga arus air, mesti cermat,” imbuh Harno.

Terlepas dari itu semua Pemkot juga terus melakukan pengawasan khususnya mengenai arus lalu lintas di sungai musi, sebagai payung hukumnya kata Walikota. Pemkot segera menerbitkan Peraturan Walikota (Perwali), dalam Perwali ini juga mengatur retribusi angkutan sungai yang diharapkan dapat menambah PAD kota Palembang. (anz)

 

 

 

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Mei 2017
S S R K J S M
« Apr   Jun »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Banner PARTNERSHIP