Viva Sumsel

 Breaking News
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...
  • HUT 55, Surya Semesta dan BATIQA Luncurkan CSR ‘Musi Berdaya’ di Palembang VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), induk usaha BATIQA Hotels, Perseroan melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk...

Hadir Dengan Keamanan Tinggi, Ternyata WA Mudah Dibobol

Hadir Dengan Keamanan Tinggi, Ternyata WA Mudah Dibobol
Januari 25
12:52 2019

VIVA SUMSEL.COM, Meski hadir dengan klaim keamanan tinggi dan fitur end-to-end encription agar pesan tak bisa dibaca pihak lain, nomor WhatsApp seorang pengguna ternyata bisa dengan mudah diambil alih pihak ketiga.

Kasus ini dialami oleh sejumlah pengguna WhatsApp di Tanah Air. Mudahnya proses pengambilalihan akun WhatsApp ini terjadi karena adanya fitur ganti nomor atau change number.

Sekadar informasi, fitur ganti nomor ini memang ada di aplikasi WhatsApp. Tujuannya untuk memudahkan pengguna yang ingin berganti nomor telepon ke nomor baru.

Dengan fitur ganti nomor ini, akun pengguna yang bersangkutan dipindahkan ke nomor baru WhatsApp. Pergantian nomor ini juga diikuti dengan perpindahan akses atas profil, nama, kontak, hingga ke grup yang diikuti oleh nomor lama ke nomor baru.

Tidak hanya itu, jika si pemilik nomor lama menjadi admin sebuah grup obrolan, nomor baru memiliki akses admin ke grup yang diikuti nomor lama.

Sayangnya kemudahan yang ada di WhatsApp malah dimanfaatkan pihak tak bertanggung untuk mengambil alih nomor milik orang lain.

Seorang pengguna mengaku akunnya diambil alih oleh peretas dan tidak bisa lagi digunakan setelah dirinya mendapatkan pesan dari WhatsApp yang berisi link. Rupanya link itu adalah verifikasi yang menyatakan kalau pengguna setuju berganti nomor.

Celakanya, si pengguna ini mengeklik link tersebut. Otomatis, nomor langsung berpindah ke nomor baru. Pengguna pun kehilangan akses pada nomor lamanya.

Pakar Keamanan Siber Alfons Tanujaya mencontohkan modus yang digunakan oleh si peretas.

“Misalnya saya mau ambil akun kamu, caranya saya beli SIM card baru, masukin ke smartphone, terus instal WhatsApp. Kemudian, saya masuk ke fitur pindah nomor. Nomor lama adalah nomor kamu, nomor baru adalah SIM card yang saya beli ini,” kata Alfons menjelaskan.

Agar proses perpindahan nomor lama ke nomor baru berhasil, WhatsApp perlu menyetujui perpindahan nomor. “WhatsApp harus mendapatkan verifikasi pindah nomor. Caranya, mereka akan mengirimkan SMS verifikasi ke nomor lama,” ujar Alfons.

Dia menambahkan, soal verifikasi ini, WhatsApp telah melakukan prosedur keamanan yang benar.

“Ini prosedur yang normal, kalau kamu sudah setuju untuk pindah nomor, WhatsApp akan memindahkan nomor lama ke nomor baru dan proses pindah nomor pun sukses,” kata dia.

Yang jadi masalah, kata Alfons, WhatsApp seharusnya menyempurnakan keamanannya. Alih-alih verifikasi dengan mengeklik link, WhatsApp harusnya memperkuat keamanannya dengan tidak mengotomatisasi verifikasi.

“Otomatisasi memang tujuannya untuk memudahkan pengguna, tapi otomatisasi justru membuat verifikasi lebih mudah saat akun diambil pihak lain, hanya dengan mengklik link,” katanya. (liputan6)

 

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Januari 2019
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Banner PARTNERSHIP