Dua Sekolah Bandung Raya Kunci Tiket JEVA Spike Nation 2026 Lewat Exhibition Match
VIVA SUMSEL.COM, BANDUNG – SMP KP Ciparay dan SMP 1 Kutawaringin keluar sebagai juara Exhibition Match yang menjadi puncak rangkaian PLN Mobile Jalan Juara JEVA Spike Nation 2026, digelar Sabtu (25/7/2026) di GOR PLN Mobile Arena, Bandung.
SMP KP Ciparay menyegel gelar di kategori putri, sementara SMPN 1 Kutawaringin menjadi yang terbaik di kategori putra.
Lebih dari sekadar trofi, kemenangan ini mengantarkan kedua sekolah mengamankan Wild Card menuju JEVA Spike Nation 2026 Kota Bandung kompetisi bola voli tingkat SMP terbesar di Indonesia.
Sesuai namanya, “Jalan Juara” memang dirancang sebagai jalan pembuka, sebuah perjalanan yang membawa pemain muda dari lapangan sekolah mereka, melewati coaching clinic dan pertandingan, hingga menembus panggung utama JEVA Spike Nation.
Wild Card yang diraih kedua sekolah menjadi langkah pertama mereka menapaki jenjang tersebut.
Exhibition Match ini menjadi penutup dari rangkaian JEVA Goes to School yang telah menyapa enam SMP di tiga kota, Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya, pada 21–23 Juli 2026, dengan total lebih dari 5.500 siswa mengikuti coaching clinic bersama atlet nasional Jakarta Electric PLN.
Delapan tim SMP Bandung Raya yang lolos seleksi antara lain, SMP KP Ciparay, SMPN 1 Cicalengka, SMPN 1 Soreang Kab. Bandung, SMPN 1 Kutawaringin, SMPN 2 Cileunyi, dan SMP Pasundan 1 kemudian bertanding dengan sistem gugur di GOR PLN Mobile Arena hingga menghasilkan dua juara: SMP KP Ciparay yang keluar sebagai juara putri, dan SMPN 1 Kutawaringin di kategori putra.
Sebagai puncak rangkaian, Exhibition Match berlangsung meriah di hadapan ribuan siswa dan penonton yang memadati GOR PLN Mobile Arena.
Kemeriahan kian lengkap dengan kehadiran guest star Rizwan Fadilah, yang turut menyemarakkan puncak acara dan membaur bersama para siswa serta atlet di lapangan.
Coaching Clinic, Ruang Apresiasi dan Penyemangat bagi Siswa
Lebih dari sekadar sesi latihan teknik, coaching clinic dalam rangkaian JEVA Goes to School dirancang untuk mendekatkan atlet nasional dengan para siswa memberi apresiasi atas semangat mereka sekaligus menumbuhkan keberanian untuk tampil bertanding.
Saat menyambangi enam SMP di Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya, para atlet dan eks pemain Jakarta Electric PLN berbagi pengalaman dan menyemangati siswa agar tidak ragu turun ke lapangan, apa pun hasil akhirnya.
“Buat kami, coaching clinic ini bukan soal siapa yang nanti menang. Kami ingin adik-adik merasa dihargai dan berani mencoba. Melihat mereka tampil percaya diri di lapangan, itu sudah jadi kemenangan tersendiri buat kami,” kata Khalisa Azilia, eks pemain Jakarta Electric PLN yang mendampingi coaching clinic di SMP KP Ciparay.
“Jalan Juara itu buat aku kayak kita ngusahain sesuatu sampai jadi juara. Caranya harus konsisten, percaya diri, main bagus, dan latihan keras. Program ini harus tetap ada, soalnya bisa nunjukin bibit-bibit dan potensi kita sebagai siswa SMP,” kata Arimbi Syifana, siswi SMP KP Ciparay yang tampil sebagai pemain dalam Exhibition Match.
Dukungan dari Organisasi Olahraga Pelajar
Dukungan terhadap penyelenggaraan ini juga datang dari organisasi olahraga pelajar.
“Kami dari BAPOPSI Bandung menyambut baik inisiatif JEVA Spike Nation ini karena sejalan dengan program pembinaan olahraga pelajar yang kami jalankan. Kompetisi seperti ini penting untuk menjaring bibit atlet voli sejak usia sekolah,” kata Jajang Slamet Hermansah, M.Pd, Sekretaris Umum BAPOPSI Bandung.
Menutup Perjalanan, Membuka Jalan ke Jenjang Berikutnya
Bagi penyelenggara, Exhibition Match bukanlah garis akhir, melainkan gerbang menuju kompetisi utama.
“Kami berterima kasih kepada seluruh sekolah, atlet, dan siswa yang telah berpartisipasi. Prestasi yang diraih SMP KP Ciparay dan SMP 1 Kutawaringin hari ini adalah bukti bahwa program pembinaan sejak usia dini seperti ini memberikan hasil nyata,” kata Khairullah, Ketua Umum Perkumpulan Bola Voli Elektrik (PBVE) PLN.
“Perjalanan JEVA Goes to School dan Exhibition Match tahun ini membuktikan bahwa perluasan program ke Yogyakarta membawa dampak yang lebih luas. Selamat kepada SMP KP Ciparay dan SMP 1 Kutawaringin kami menantikan mereka di JEVA Spike Nation 2026 Kota Bandung,” kata Yudhi Juliardiyanto, Ketua Jakarta Electric Volleyball Academy (JEVA).
Selain pertandingan utama, Exhibition Match juga diramaikan sesi fun games bersama enam atlet nasional dan eks pemain Jakarta Electric PLN, Afra Hasna, Meyka Juliana, Anastasia Regina, Chika Swinerlin, Vania Nurfatimah, dan Devita Aprilia yang menghadirkan interaksi langsung antara para atlet dan siswa.
Editor : Vanessa MP







