Viva Sumsel

 Breaking News
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...
  • HUT 55, Surya Semesta dan BATIQA Luncurkan CSR ‘Musi Berdaya’ di Palembang VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), induk usaha BATIQA Hotels, Perseroan melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk...

Bagindo Togar : Penerapan Sistem Autogate JSC Adalah Keputusan Blunder

Bagindo Togar : Penerapan Sistem Autogate JSC Adalah Keputusan Blunder
Januari 12
12:57 2019

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Setelah diterapkannya sistem Autogate dikawasan pintu masuk Jakabaring Sport City Palembang (JSC) pada 5 Januari 2019 lalu, menuai pro dan kontra dari kalangan masyarakat.

Menurut Bagindo Togar Butar Butar Salah satu pengamat Sosial Sumsel, Hal tersebut karena kurangnya kapabilitas dari pihak pemerintah, sehingga merugikan publik daerah.

“Ini karena takut menjadi beban APBD, ini salah (red-sembrono) dalam mengambil keputusan, seharusnya jangan mengorbankan masyarakat, dimana kemampuan  pemerintah dalam mengambil keputusan, harusnya lebih diteliti dulu,” katanya, Sabtu (12/1/2018).

Bagindo menegaskan, seyogyanya Pemerintah Daerah berinisiatif meninjau ulang semua aspek teknis dan pengelolaannya, juga besaran kontribusi yang masuk dalam APD,

“ini wujud marjinalisasi hak hak rakyat untuk kepentingan sekelompok ekonomi kelompok tertentu,” tegas mantan ketua IKA Fisif Unsri ini. (anz)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Januari 2019
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Banner PARTNERSHIP