Viva Sumsel

 Breaking News

Imbas Komentar Tak Empati ke Pasien BPJS, RS Pusri Hentikan Kerja Sama dengan dr. Tamara

Imbas Komentar Tak Empati ke Pasien BPJS, RS Pusri Hentikan Kerja Sama dengan dr. Tamara
Agustus 06
22:18 2026

VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Setelah beberapa hari jadi sorotan publik, Manajemen RS Pusri Palembang akhirnya mengambil keputusan tegas.

Rumah sakit resmi mengakhiri kerja sama dengan dr. Tamara Dewi Jasmine, pemilik akun Threads @tamdjs.

Keputusan tersebut disampaikan melalui press release kedua yang diunggah di akun Instagram resmi @rspusriplg pada Kamis (6/8/2026) malam.

Pemutusan kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari proses klarifikasi dan pembinaan internal yang sebelumnya telah dilakukan manajemen terhadap dokter yang bersangkutan.

 

Jalani Mekanisme Disiplin Internal

Dalam pernyataan resminya, Manajemen RS Pusri menjelaskan telah menjalankan mekanisme penanganan dugaan pelanggaran disiplin sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku di lingkungan rumah sakit.

“Sebagai bagian dari mekanisme pembinaan dan penegakan tata kelola organisasi, manajemen RS Pusri telah melakukan pemanggilan kepada dokter yang bersangkutan. Manajemen kemudian memutuskan mengakhiri kerja sama dengan dr. @tamdjs sebagai dokter mitra RS Pusri,” demikian bunyi pernyataan resmi.

Manajemen menegaskan, langkah ini adalah bentuk komitmen rumah sakit dalam menegakkan profesionalisme, tata kelola yang baik, serta memastikan seluruh tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan di RS Pusri mematuhi standar etika profesi.

*Tegaskan Pelayanan Setara Tanpa Diskriminasi*
RS Pusri juga menegaskan kembali komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, bermutu, dan berkeadilan kepada seluruh pasien.

“Prinsip pelayanan yang setara merupakan nilai yang terus dijunjung tinggi dalam setiap aspek pelayanan di RS Pusri,” tulis manajemen.

Selain itu, pihak rumah sakit mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat dan berjanji akan terus melakukan evaluasi serta perbaikan berkelanjutan demi menjaga kualitas pelayanan dan keselamatan pasien.

“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan menjunjung tinggi nilai integritas, profesionalisme, dan kepedulian kepada pasien,” kata Manajemen RS Pusri.

 

Kronologi Komentar Viral dr. Tamara

Polemik bermula dari unggahan akun @tamdjs di platform Threads yang mendadak viral. Dalam komentarnya, dr. Tamara menyinggung kasus pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan yang meninggal dunia setelah 8 jam tidak mendapatkan kamar rawat inap.

Beberapa kalimat yang ditulis dinilai tidak berempati dan memicu kemarahan warganet.

“Kalian cuma bayar ke BPJS, bukan bayar ke RS apalagi nakesnya. Jadi, nggak usah songong. Kalau gak suka, ya, gak usah berobat di situ. Tidak ada yang minta kalian berobat,” tulis akun tersebut.

“Mending banyakin duit halal daripada banyakin bacot, biar bisa bayar dan merasakan asuransi swasta,” lanjutnya.

 

Klarifikasi dan Permohonan Maaf

Usai menuai kecaman, dr. Tamara akhirnya mengunggah klarifikasi dan permohonan maaf terbuka melalui utas di Threads.

Dalam klarifikasinya, ia menyampaikan duka cita atas meninggalnya almarhum Yurizal. Namun ia mengklaim tidak pernah berkomentar langsung di utas milik kerabat almarhum, melainkan hanya merespons utas pihak lain untuk meluruskan “penggiringan opini buruk” terhadap sistem BPJS dan nakes.

Ia juga menceritakan pengalamannya sebagai caregiver orang tua yang menggunakan BPJS. Menurutnya, masalah utama adalah kurangnya sosialisasi aturan BPJS kepada masyarakat.

“Nakes hanya pelaksana, bukan pembuat kebijakannya. Saya mohon maaf sebesar-besarnya apabila ada yang kurang berkenan dengan penyampaian saya,” tulisnya.

dr. Tamara juga mengaku sempat kesulitan masuk ke akun media sosialnya dan meminta maaf jika ada kegaduhan yang bukan ia lakukan.

“Untuk komentar-komentar dari netizen yang tidak enak ke saya, mudah-mudahan bisa jadi penggugur dosa saya, dan baik saya ataupun kamu bisa jadi pribadi yang lebih baik lagi aamiin,” tutupnya.

Meski sudah ada permintaan maaf, RS Pusri tetap memutuskan untuk menghentikan kerja sama demi menjaga marwah dan etika pelayanan rumah sakit.

 

Editor : Muhardi Aanz

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Agustus 2026
S S R K J S M
« Jul    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Banner PARTNERSHIP