Viva Sumsel

 Breaking News
  • GENCAR 2.0 x BNI & OJK Sumsel Edukasi Ribuan Gen Z Anti Investasi Ilegal VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – GENCAR 2.0 (Gen LIMAS Collaborative Seminar) x BNI telah sukses diselenggarakan dengan tema “Smart Investing : From First Step To First Investment, Smart Investing For The...
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...

Launching Badan Promosi Pariwisata Daerah Sumsel

Launching Badan Promosi Pariwisata Daerah Sumsel
Desember 14
18:12 2016

VIVA SUMSEL.COM- Palembang,  Gubernur Sumatera Selatan melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel, Irene Camelyn Sinaga, mengukuhkan A Yani Hasan sebagai Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumsel, Rabu (14/12), di Hotel Arista Palembang. Selain melakukan launching Badan Promosi Pariwisata Daerah juga dilakukan pelantikan terhadap para pengurus BPPD Sumsel

Usai prosesi pelantikan Irene mengatakan bahwa BPPD ini adalah  perpanjangan tangan dari Disbudpar sebagai mitra kerja. Dalam pelaksanaan tugas, ia menggambarkan, dinas mempunyai kerterbatasan wilayah kerja maupun fasilitas.

“Karena dinas dalam kerjanya serba terbatas dan tidak boleh menarik dana dari luar. Sementara BPPD dapat menarik dana dari manapun untuk promosi. Jadi geraknya lebih leluasa,” katanya.

Kata Irene, BPPD merupakan perpanjangan tangan dari Disbudpar Sumsel. Sebagai instansi kedinasan, pihaknya tentu tidak dapat menggapai semua potensi wisata yang ada di Sumsel. Untuk itu, ‎organisasi ini akan sangat membantu untuk membangkitkan event dan kegiatan di Bumi Sriwijaya.

“Harapan kami kerja intim antara Dinas dan BPPD, tidak saling tumpang tindih tapi saling mendukung. Jika kerja sama ini bisa berjalan, maka akan tercipta event yang tidak hanya andalkan APBD tapi juga dana dari luar lainnya,” tambah Irene.

Ia menambahkan, beberapa agenda rutin seperti Festival Sriwijaya, saat ini bukan lagi agenda daerah melainkan sudah menjadi agenda nasional pariwisata Indonesia. Jadi, promosi yang dilakukan juga harus bisa maksimal.

“Telah banyak event-event baik itu skala nasional maupun internasional yang diselenggarakan dikota ini, hal tentu berfek pada pertumbuhan dunia pariwisatanya dan Palembang harus mampu menangkap peluang itu. Kendatipun saya bukan oarng asli Palembang namun kota ini mempunya kenangan tersendiri bagi saya karena sebagain besar kehidupan saya dihabiskan disini, Saya Cinta Kota Ini,” tutup Irene. (anz)

 

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Desember 2016
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Banner PARTNERSHIP