Viva Sumsel

 Breaking News
  • GENCAR 2.0 x BNI & OJK Sumsel Edukasi Ribuan Gen Z Anti Investasi Ilegal VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – GENCAR 2.0 (Gen LIMAS Collaborative Seminar) x BNI telah sukses diselenggarakan dengan tema “Smart Investing : From First Step To First Investment, Smart Investing For The...
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...

Ulah Tak Tertib Pengendara Motor

Ulah Tak Tertib Pengendara Motor
Januari 29
12:28 2016

Viva Sumsel.com – Palembang, Lampu merah simpang Charitas, sering di jumpai aksi tidak tertib para pengguna kendaraan khususnya roda dua. Di persimpangan yang cukup padat ini pengendara bermotor sering menempatkan kendaraannya jauh melebihi batas yang semestinya, padahal lampu belum menyala hijau ulah ini cukup membahayakan dan telah menjadi kebiasaan buruk. Entah siapa yang memulai jika ada beberapa motor yang sedikit melaju kedepan yang lainnya pasti mengikuti yang jelas enggan untuk berlama-lama hanya untuk menunggu lampu hijau menyala.

Adanya countdown timer (penghitung waktu mundur) di lampu merah justru menjadi bumerang, semula fungsinya untuk memberi peringatan agar berhati-hati malah menjadi sarana untuk tancap gas. Jika hitungan mundur mendekati hijau sejumlah motor telah merayap kedepan bahkan tak jarang durasi hitungan tersebut masih dalam puluhan detik.

Alfikri Hidayat (33) warga jalan D.I Panjaitan Lr. Samarinda Kecamatan Seberang Ulu II Palembang mengatakan, aksi ini seolah menjadi kebiasaan buruk pengendara di kota ini. Rendahnya kesadaran dinilai menjadi faktor utamanya.

“ mereka patuh jika ada petugas saja, jika tidak mereka akan melakukannya lagi,” ujar Fikri yang merupakan wirasawastawan ini, ungkapnya, Jumat, (29/1).

Jika terjadi hal buruk tak jarang sesama pengedara akan terlibat baku hamtan karena kedua tak mau disalahkan. Kondisi seperti ini tentu memprihatikan dan mengundang kecelakaan berlalu lintas. Ia berharap aparat kepolisian segera merespon kondisi ini. Tandasnya. (anz).

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Januari 2016
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Banner PARTNERSHIP