Viva Sumsel

 Breaking News
  • GENCAR 2.0 x BNI & OJK Sumsel Edukasi Ribuan Gen Z Anti Investasi Ilegal VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – GENCAR 2.0 (Gen LIMAS Collaborative Seminar) x BNI telah sukses diselenggarakan dengan tema “Smart Investing : From First Step To First Investment, Smart Investing For The...
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...

AS Bersiap Serang Korea Utara

AS Bersiap Serang Korea Utara
April 14
13:58 2017

VIVASUMSEL.COM, Washington, D. C. – Amerika Serikat bersiap untuk melakukan serangan preventif menggunakan senjata konvensional kepada Korea Utara. Pertimbangan ini akan dilakukan apabila atase militer AS menilai Pyongyang sangat meyakinkan untuk melakukan uji coba misil nuklir pada Day of the Sun Sabtu, 17 April 2017 nanti.

Sebelumnya, Korea Utara telah mengingatkan tentang ‘peristiwa besar’ yang akan datang, dan sejumlah pejabat tinggi Washington memberikan sinyal kuat bahwa peristiwa itu akan berujung pada uji coba misl nuklir, ujar sejumlah atase intelijen senior AS kepada kantor berita NBC.

Atase intelijen itu mengatakan NBC bahwa AS sudah menyiapkan sejumlah misil jarak jauh Tomahawk yang akan ditembakkan dari dua kapal tempur untuk ditargetkan pada lokasi uji coba nuklir Korea Utara. Dua kapal itu berjarak sekitar 483 km dari situs nuklir Korea Utara di Punggye-ri Utara. Sempat dilaporkan bahwa situs nuklir itu menunjukkan sejumlah tanda ‘aktif dan siap.’

Pesawat pengebom kelas berat Negeri Paman Sam juga disiapkan di Guam, 3.430 km dari tenggara Korea Utara untuk menyerang negara tetangga Korea Selatan itu. Seminggu sebelumnya, USS Carl Vinson juga melakukan pelayaran mendekat ke Semenanjung Korea.

Paket serangan AS dapat berisi misil, bom, serta serangan siber, dan infanteri pasukan khusus untuk agresi melalui darat.

Pengamat menilai bahwa serangan itu akan meningkatkan skala tensi militer antara AS dengan Korea Utara ke titik tertingginya pada tahun 2017 ini. Ditambah lagi dengan sikap Trump yang menggebu-gebu ingin menekan Kim Jong-un.

“Kepemimpinan di Korea Utara tak menunjukkan niat diplomasi atau dialog dengan sejumlah negara lain,” kata Victor Cha, kepala kajian Korea dari the Center for Strategic and International Studies, kepada NBC, Kamis (13/4/2014).

Rabu 12 April 2017 lalu, pejabat tinggi Korea Utara memberi peringatan bahwa Pyongyang akan menyerang AS sebagai langkah preventif jika mereka sangat yakin Negeri Paman Sam akan melakukan serangan.

“AS punya senjata nuklir yang siap diarahkan ke negara kami dan Kim Jong-un. Kami tidak akan mundur dari ancaman AS. Jika kami lihat AS akan menyerang, kami akan lakukan lebih dahulu…kami punya teknologinya,” ujar Lee Yong Pil, pejabat tinggi Korea Utara.

Pejabat Korea Selatan juga mengatakan bahwa AS akan berkonsultasi dengan Seoul sebelum mengambil langkah serius.

“AS akan mendiskusikan terlebih dahulu dengan Korea Selatan untuk mengambil tindakan kepada Korea Utara,” ujar Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Yun Byung-se.

Salah satu atase yang terlibat dalam posisi pihak temur AS yang dekat dengan Korea Utara menilai bahwa skenario serangan dapat terjadi dapat pula tidak.

“Itu risiko yang sangat tinggi (jika terjadi serangan), kita sedang mempertimbangkan jalur komunikasi hingga militer untuk memengaruhi Korea Utara. Ini sebuah prestasi yang belum pernah kita lakukan (jika menyerang Korut), tapi kuat dugaan pula akan terjadi sebuah penyelesaian di Gedung Putih,” tutup sang atase. (liputan6.com)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

April 2017
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Banner PARTNERSHIP