Viva Sumsel

 Breaking News
  • GENCAR 2.0 x BNI & OJK Sumsel Edukasi Ribuan Gen Z Anti Investasi Ilegal VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – GENCAR 2.0 (Gen LIMAS Collaborative Seminar) x BNI telah sukses diselenggarakan dengan tema “Smart Investing : From First Step To First Investment, Smart Investing For The...
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...

Catalonia Diambang Kemerdekaan

Catalonia Diambang Kemerdekaan
Oktober 08
13:31 2017

VIVA SUMSEL.COM. Barcelona – Warga Catalonia dan Spanyol berdebar-debar menunggu hari Selasa (10/10). Pada hari tersebut pemimpin Catalan, sebutan buat warga Catalonia, Carles Puigdemont bakal berpidato yang isinya mungkin deklarasi kemerdekaan Catalonia.

Puigdemont saat ini memang tinggal menunggu hasil rapat paripurna parlemen Catalunya, sebutan lain Catalonia. Sebab, hasil final referendum sudah keluar. Sebanyak 90 persen dari 2,3 juta penduduk yang memberikan suara mendukung Catalunya merdeka.

Jika Puigdemont benar-benar mendeklarasikan kemerdekaan, masa transisi segera dimulai. Konstitusi Catalunya akan dibuat dan mungkin butuh waktu sektiar enam bulan.

Pemerintah Catalunya sudah memiliki beberapa perincian tentang bagaimana mengatasi masalah keamanan, perbatasan, kontrol udara, finansial, dan kesehatan. Mata uang euro bakal tetap mereka gunakan.

Namun, mendeklarasikan kemerdekaan tidak lantas berarti benar-benar merdeka. Dalam artian, Catalunya masih akan menghadapi tantangan besar bagaimana menggaet pengakuan internasional.

Dari Uni Eropa (UE), misalnya. Warga Catalunya berharap negara barunya kelak tetap tergabung dalam organisasi yang bermarkas di Brussel, Belgia, itu. Sebab, kalau tidak, Catalunya akan sulit melakukan perdagangan dengan negara-negara Eropa lainnya.

Persoalannya, Spanyol akan mengadang sekuat tenaga agar mereka tidak menjadi anggota UE. ”Catalunya bakal sama dengan negara-negara kecil yang tidak menjadi anggota World Trade Organization,” ujar Stephen Brown, pakar ekonomi di Capital Economics.

Bila itu terjadi, perekonomian Catalunya bakal terpukul. Sebab, meski termasuk wilayah paling kaya, Catalunya juga termasuk yang punya utang paling banyak.

Pukulan bakal lebih telak lagi karena saat ini saja sudah ada beberapa perusahaan yang menyatakan akan pindah dari Barcelona. Antara lain Bank Banco Sabadell dan Caixabank. Pemerintah Spanyol mengeluarkan dekrit khusus untuk memudahkan perpindahan perusahaan-perusahaan itu dari Catalunya. Spanyol bakal memblokade perekonomian di Catalunya.

”Seperti Brexit, kami yakin bahwa Catalexit akan membuat wilayah itu jatuh dalam ketidakpastian jangka panjang,” terang Geoffrey Minne, pakar ekonomi dari ING.

Dengan status merdeka yang tak diakui siapa pun, Catalunya bisa bernasib sama dengan negara-negara ”semenjana”. Negara yang ada, tapi tidak ada karena tak ada yang mengakui kemerdekaannya. Contohnya banyak. Antara lain Transniestria, Abkhazia, Somaliland, Nagorno-Karabakh, Ajaria, dan South Ossetia.

Sejauh ini pemerintah Spanyol masih memiliki beberapa kartu untuk menghalangi lepasnya Catalunya. Salah satunya, menjadikan para pemimpin Catalunya sebagai tahanan politik. Tapi, risikonya, langkah itu malah bisa menyulut dukungan untuk kemerdekaan Catalunya.

Opsi lain yang paling memungkinkan adalah menggunakan pasal 155 konstitusi Spanyol. Itu akan memberikan kuasa kepada Spanyol untuk mengambil alih pemerintahan Catalunya.

Sebab, sejauh ini kecil kemungkinan dialog antara kedua pihak bisa terjadi. Sejak awal, Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy tak sreg dengan tawaran tersebut. Begitu pula para elite partai penguasa di Negeri Matador itu, Partido Popular (PP). (jpnn)

 

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Oktober 2017
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Banner PARTNERSHIP