Viva Sumsel

 Breaking News
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...
  • HUT 55, Surya Semesta dan BATIQA Luncurkan CSR ‘Musi Berdaya’ di Palembang VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), induk usaha BATIQA Hotels, Perseroan melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk...

Kloter 1 Embarkasi Palembang Siap Berangkat Menuju Madinah

Kloter 1 Embarkasi Palembang Siap Berangkat Menuju Madinah
Juli 07
08:20 2019

VIVA SUMSEL.COM, Palembang –  Sebanyak 449 jamaah calon haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Palembang asal Kabupaten OKU Timur dan Palembang saat ini sudah berada di Asrama Haji Palembang. Rencananya, mereka akan diberangkatkan dari Bandara SMB II Palembang menuju Madinah, pada Minggu (7/7) pukul 10.00 WIB.

Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang HM. Alfajri Zabidi menjelaskan, sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, para jamaah akan mengikuti seremoni pelepasan di Aula Asrama Haji Palembang, sekitar pukul 06.30 WIB. Rencananya, mereka akan dilepas Gubernur Sumsel H. Herman Deru.

“Berdasarkan informasi yang kita peroleh, acara pelepasan juga akan dihadiri lima orang anggota Komisi VIII DPR RI,” jelas Fajri.

Menurut Fajri, jamaah Kloter 1 sudah mulai memasuki Asrama Haji Palembang sejak pukul 10.00 WIB tadi pagi. Mereka mengikuti prosesi penerimaan seperti pemeriksaan kesehatan, pembagian gelang, pembagian uang living cost, pembagian bantuan uang transport dari Gubernur, serta sejumlah pengarahan dari panitia embarkasi dan bidang kesehatan.

“Mereka akan diinapkan selama 24 jam di Asrama Haji Palembang sebelum besok diberangkatkan menuju Madinah,” jelas Fajri.

Dia menambahkan, pemerintah senantiasa berupaya melakukan inovasi-inovasi baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah. Untuk tahun 2019, setidaknya ada delapan inovasi yang dilakukan yaitu, pemberlakukan fast track imigrasi di semua embarkasi, penyewaan full musim untuk hotel di madinah, pemetaan kualifikasi dan komposisi petugas pada Satgas Arafah dan Mina, penomoran tenda penambahan urinoir dan AC di tenda Arafah, pelaporan petugas dilakukan secara elektronik dan terpadu dengan siskohat, penyederhanaan panduan manasik haji, integrasi data kesehatan dengan Siskohat, serta pembentukan layanan terpadu di Daker Mekkah.

“Inovasi-inovasi ini makin menyempurnakan inovasi yang dilakukan pada 2018 lalu berupa percepatan keimigrasian, QR Code pada gelang jamaah, sewa akomodasi satu musim penuh, bumbu masakan Indonesia, penambahan katering mekkah, tanda paspor dan koper, pengalihan porsi waris, visa print kertas, konsultan ibadah, dan membentuk tim pertolongan pertama pada jamaah haji (P3JH). Tujuan dari inovasi-inovasi ini adalah memberikan kenyamanan maksimal bagi para jamaah sehingga bisa menjalankan rangkaian ibadah haji dengan baik dan sesuai tuntunan agama dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabru,” beber Fajri

Humas PPIH Embarkasi Palembang H. Saefudin menambahkan, di kloter 1 sendiri terdapat 10 jamaah uzur yang mesti dibantu dengan kursi roda atau tongkat.

Adapun jamaah termuda adalah Farras Iskandar al Mawardi dari OKU Timur (17 tahun) dan Candra Abdul Aziz (17 tahun) dari Palembang. Sementara jamaah tertua tercatat atas nama Kinam Atmo Rejo dari OKU Timur (94 tahun).

“Untuk rincian jamaah dengan status resiko tinggi (Risti), kita masih menunggu hasil pemeriksaan tim kesehatan embarkasi,” tuntasnya. (anz).

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Juli 2019
S S R K J S M
« Jun   Agu »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Banner PARTNERSHIP