Viva Sumsel

 Breaking News
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...
  • HUT 55, Surya Semesta dan BATIQA Luncurkan CSR ‘Musi Berdaya’ di Palembang VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), induk usaha BATIQA Hotels, Perseroan melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk...

Ramai – Ramai Datangi PT.Pusri, Pensiunan Minta THT Mereka Segera Dibayarkan

Ramai – Ramai Datangi PT.Pusri, Pensiunan Minta THT Mereka Segera Dibayarkan
November 09
00:10 2022

VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Puluhan mantan karyawan PT (Pupuk Sriwijaya) Pusri yang sudah pensiun ramai-ramai mendatangi kantor pusat PT Pusri di Jalan Mayor Zen, Kecamatan Kalidoni Palembang Selasa (08/11/2022).

Para pensunan ini menggruduk kantor  PT Pusri menuntut manajemen agar segera membayar uang Tabungan Hari Tua (THT) atau uang pensiun ratusan karyawan yang sudah dua tahun lebih belum dibayarkan.

Salah satu perwakilan pensiunan karyawan PT Pusri, Dhais Ibrahim mengatakan salah satu hak pensiunan karyawanan adalah tabungan hari tua dimana dalam pengelolaanya melibatkan pihak ketiga.

Ia menuturkan dirinya bekerja di perusahaan pupuk itu sudah 28 tahun, setiap bulan gaji yang terima dipotong sebagai tabungan hari tua atau pensiun. Hak itu mulai betlamu sejak SK pensiun diterbitkan.

“Saya pensiun Agustus 2020, seharusnya sejak saat itu THT hak saya mulai berlaku namun nyatanya hingga kini tak kunjung dibayarkan, bukan saya saja tetapi teman teman yang lain juga,”katanya dihadapan awak media.

Dhais Ibrahim menambahkan ada sekitar 120 orang pensiunan yang belum menerima uang tabungan hari tua dari PT Pusri dengan rata-rata masa kerja diatas 25 tahun.

“Mengenai besarannya bervariasi,  tergantung dengan masa kerja dan tingkatkan,”imbuhnya.

Sebetulnya dalam persoalan ini kata Dhais sudah pernah di mediasi dengan jajaran direksi bersama para pensiunan bahkan hingga ke Disnaker.

“Tetap tidak ada titik temu,”singkatnya

Dhais menegsakan pihaknya akan tetap memperjuangkan hingga pihak manajemen membayar hak mereka, bukan itu saja, bahkan hal ini akan disampaikan kepada Menteri BUMN Erick Tohir selaku pimpinan tertinggi di perusahaan BUMN supaya bisa membantu para pensiunan karyawan PT Pusri yang belum dibayar uang pensiunnya.

“Kami hanya menuntut apa yang menjadi hak kami, itu saja kapan uang pensiun kami dibayar,” tegasnya.

Dari pantauan dilapangan, perwakilan pensiunan berupaya agar pihak manajemen bersedia menemui mereka guna melakukan dialog. (Anz)

 

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

November 2022
S S R K J S M
« Okt   Des »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Banner PARTNERSHIP