Viva Sumsel

 Breaking News
  • GENCAR 2.0 x BNI & OJK Sumsel Edukasi Ribuan Gen Z Anti Investasi Ilegal VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – GENCAR 2.0 (Gen LIMAS Collaborative Seminar) x BNI telah sukses diselenggarakan dengan tema “Smart Investing : From First Step To First Investment, Smart Investing For The...
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...

Unsri Tambah Guru Besar Pada Fakultas Kedokteran

Unsri Tambah Guru Besar Pada Fakultas Kedokteran
Februari 16
19:00 2024

VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pengukuhan Guru Besar bidang ilmu kedokteran fakultas kedokteran Universitas Sriwijaya Prof. Dr.dr. Mohammad Zulkarnain, MMedSc, PKK, SpKKLP.Subs.FOMC,FISPH,FISCM dengan mengambil penelitian yang berjudul “Angka Kematian Ibu di Indonesia, Tragedi Yang Terus Berlanjut” yang diadakan di gedung Serbaguna Pascasarjana Universitas Sriwijaya Bukit Besar Palembang, Jumat (16/2/2024).

Prof. Dr.dr. Mohammad Zulkarnain, MMedSc, PKK, AIFO-K, SpKKLP.Subs.FOMC,FISPH,FISCM mengatakan, sebelum diangkat dekan pada tahun 2011 selama 10 tahun membantu menurunkan angka kematian di Indonesia.

“Jadi memang ini yang kita kerjakan jadi saya sampaikan apa yang dikerjakan itu bagaimana perkembangannya sekarang. Penelitian ini sekitar tahun 2002. Memilih judul ini karena ini merupakan masalah yang sangat besar di Indonesia, tetapi jarang diangkat karena kematian ibu luar biasa. Makanya saya sebut tragedi senang-senang hamil mau melahirkan tetapi meninggal,”ujarnya.

Lanjutnya, ia menurunkan angka kematian ibu itu salah satunya pendarahan setelah melahirkan dan darah tinggi yang paling banyak.

“Sudah banyak mengedukasikan kepada ibu-ibu hamil salah satunya di puskesmas. Cuma kadang-kadang ibu nya sendiri karena waktu dan sebaginya kalau dari kesehatannya saya lihat sudah luar biasa. Cuma kenapa masih banyak ibu-ibu yang meninggal pada saat melahirkan,” katanya.

Dikatakannya, sekarang sudah sangat jarang pergi ke dukun beranak. Cuma ada di daerah-daerah yang aksesnya sulit itu yang sering terjadi.

“Suka dukanya saat melakukan penelitian ini saya kira tidak ada dukanya. Banyak yang sukanya karena kita bertemu dengan ibu-ibu melihat mereka bahagia kemudian kita mengedukasi mereka sebagian besar mereka melahirkan dengan sangat aman. Itu yang membuat kita bahagia artinya yang kita lakukan itu ada manfaatnya bagi mereka,” bebernya.

“Kedepannya semoga angka kematian ibu melahirkan semakin rendah dan program ini bisa digunakan untuk daerah-daerah Indonesia yang masih kesulitan akses,” pungkasnya

Reporter : Meriza

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Februari 2024
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
26272829  

Banner PARTNERSHIP