Viva Sumsel

 Breaking News
  • GENCAR 2.0 x BNI & OJK Sumsel Edukasi Ribuan Gen Z Anti Investasi Ilegal VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – GENCAR 2.0 (Gen LIMAS Collaborative Seminar) x BNI telah sukses diselenggarakan dengan tema “Smart Investing : From First Step To First Investment, Smart Investing For The...
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...

1.500 Jenis Virus Baru Berhasil Diidentifikasi

1.500 Jenis Virus Baru Berhasil Diidentifikasi
November 25
15:17 2016

VIVA SUMSEL.COM – Jakarta, Sebuah tim internasional yang dipimpin oleh peneliti dari Australia dan China dilaporkan telah berhasil mengidentifikasi sekitar 1.500 jenis virus baru. Tapi tenang saja karena virus-virus tersebut bukan jenis yang menjangkiti manusia.

Para ahli mengatakan pandangan dunia terhadap virus pada umumnya masih sempit hanya fokus pada yang bisa menyebabkan penyakit saja. Padahal nyatanya ada bermacam-macam jenis virus dan terbukti dari ditemukannya banyak jenis virus baru ketika peneliti melihat kasus infeksi pada invertebrata seperti serangga, cacing, dan keong.

Dipublikasi dalam jurnal Nature, beberapa virus yang baru ditemukan bahkan memiliki karakteristik unik sehingga tidak mudah untuk mengkategorinya.

“Ini adalah studi luar biasa yang memberikan kita penemuan virus terbesar sampai saat ini. Tidak diragukan lagi studi ini akan mengubah pandangan kita tentang dunia dan filogeni virus,” komentar Profesor Elodie Ghedin dari New York University seperti dikutip dari BBC, Jumat (25/11/2016).

Beberapa invertebrata seperti nyamuk misalnya memang bisa memiliki virus berbahaya yang dapat menginfeksi manusia. Oleh karena itu menurut Prof Elodie temuan virus baru tersebut tetap butuh pengawasan meski kecil kemungkinannya untuk jadi berbahaya.

“Apa yang sudah kita pelajari dari studi semacam ini adalah bila kita coba lihat ke tempat yang tak pernah dijamah sebelumnya maka kita akan menemukan kekayaan baru di luar dugaan,” kata Prof Elodie.

“Ini menjadi sebuah kasus kuat untuk memperluas pengawasan virus pada invertebrata dalam misi kita memahami dan memprediksi kemunculan serangan virus baru,” pungkasnya. (detik.com)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

November 2016
S S R K J S M
« Okt   Des »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Banner PARTNERSHIP