Warga Kelurahan Sentosa Bahu-Membahu Gotong Royong Bersama Walikota

Viva Sumsel.com – Palembang, Walikota Palembang kembali terjun kesungai dan membabat habis sampah-sampah serta tanaman enceng gondok yang memenuhi sungai sriguna di jalan Ki Anwar Mangku lr asli RT 16 dan 17 RW 04 kelurahan Sentosa Kecamatan Seberang Ulu II, minggu, (14/8)
Didampingi ratusan warga dua RT tersebut Walikota Palembang, Harnojoyo terlibat dalam kegiatan gotong royong minggu, hasilnya, sungai yang tadi penuh dengan sampah dan lumpur berubah menjadi bersih. Selain warga, kegiatan bersih-bersih ini diikuti pula oleh komunitas pencinta lingkungan setempat. Terlihat juga sejumlah relawan kebersihan turut mengikuti apa yang di kerjakan Walikota.
Berbeda dengan sebelumnya pada gotong royong kali ini Pemkot menghadirkan berbagai macam stand pelayanan umum dari beberapa instansi/badan diantaranya perekaman E-KTP (Disdukcapil) pemeriksaan kesehatan (RS BARI), pelayanan perijinan (BPM-PTSP), perpustakaan keliling dan BKKBN.
Dalam kesempatan itu Hanojoyo mengatakan dirinya bersama relawan kebersihan akan terus konsisten melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan. Harnojoyo juga ingin dua RT di kelurahan sentosa ini menjadi percontohan bagi kelurahan atau bahkan kecamatan lainnya.
“Dari keterangan ketua RT tadi saya dengar warga disini telah rutin mengadakan gotong royong sejak pertama kali gerakan ini saya mentori, kendatipun baru kali ini saya lihat sendiri kondisi lingkungannya dan ternyata tidak terlalu kotor,” ucap Harnojoyo.
Tak lupa ia mengapresiasi komunitas pencinta lingkungan setempat yang telah menggerakkan dan menanamkan akan arti pentingnya kebersihan. Terkait stand pelayanan, dirinya juga mencanangkan dua jam pelayanan kepada masyarakat dimana pelayanan itu akan hadir disetiap kegiatan gotong royong minggu.
” ini pekan kedua setelah yang pertama hadir di minggu kemarin,” cetus Harnojoyo.
Sementara Lurah Sentosa, Dian Mayasari mengungkapkan dirinya berharap pada akhirnya gotong royong ini dapat terpatri di individu-individu warga.
“Mengunggah kesadaran itu butuh proses, jikalau masih ada warga yang enggan ikut bersih-bersih tidak mengapa asalkan tidak mengotori lingkungan sekitar,” tandasnya (muhardi).
There are no comments at the moment, do you want to add one?
Write a comment