Area Sekitar Veneu Asian Games Bakal Dipasang Alat Deteksi Nuklir
VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Keamanan dan keselamatan atlet juga menjadi faktor penting suksesnya suatu perhelatan olahraga, apalagi event yang digelar pun sudah berskala internasional. Gangguan dan ancaman bisa datang kapan saja, terutama bagi para atlet maupun official negar-negara peserta, Tak mau hal itu terjadi Panitia penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) terus mengkaji sistem keamanan atlet.
INASGOC berkerjasama dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) akan melakukan pemasangan alat pendeteksi nulkir. Alat ini akan dipasang di venue dan tempat penginapan atlet. Alat ini memiliki kemampuan mendeteksi bahaya radio aktif yang ada disekitar venue dan penginapan.
“Ancaman terror diberbagai belahan dunia kian massif dan agresif, pun tanpa terkecuali di Indonesia, pelaku teror biasanya mentargetkan jatuh korban sebanyak-banyaknya, maka dari itu faktor keselamatan para atlet sudah barang tentu menjadi perhatian serius kita,” ujar Dierektur Keteknikan dan Kesiap Siagaan Nuklir ( BAPETEN ), Dedik Eko Sumargo usai Rapat Kooordinasi dengan panitia Penyelenggara Asian Games Inasgoc untuk keamanan Asian Games, di hotel Santika Palembang, Kamis, (16/11).
Dijelaskannya, dalam suatu perheltan akbar tingkat ancaman tentu saja semakin meningkat bahkan tidaktertutup kemungkinan pelaku menggunakan bahan kimia seperti zat radio aktif berupa zai cair,zat padat, zat gas maupun serbuk, bahan-bahan ini sangat berbahaya karena dapat berdampak pada kesehatan.
“Kita bakal menempatkan detector di beberapa venue dan penginapan atlet. Detektor ini khusus untuk mendeteksi radio aktif yang berada disekitar dengan radius tertentu,”katanya lagi.
Sementara perwakilan Inasgoc Sumsel, Ahmad Yusuf Wibowo sekaligus Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel, sangat mendukung adanya langkah dari (BAPETEN) yang akan menerapkan sistem keamanan nuklir.
“Ada baiknya juga tidak ditempatkan disekitar venue saja akan tetapi di hotel-hotel tempat para atlet menginap pun dipasang detector,” ucap Yusuf.
Menurutnya titik-titik mana saja yang akan dipasang akan dikaji lebih dulu termasuk pula jumlah personil kemanannya dan jumlah detector yang akan digunakan.
“Dalam beberapa hari kedepan pengkajian mulai dilaksanakan hingga satu pekan menjelang hari H pelaksanaan Asian Games, sementara pemasangan akan dilakukan H-3 hingga H+3,” tutur Yusuf. (Putra/iwan)









There are no comments at the moment, do you want to add one?
Write a comment