Viva Sumsel

 Breaking News

KNCI Sumsel Ikut Demo Tentang Kebijakan Menkominfo

KNCI Sumsel Ikut Demo Tentang Kebijakan Menkominfo
Mei 09
15:22 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Kesatuan Niaga Celular Indonesia (KNCI) Sumatera Selatan (Sumsel) akan mengirimkan perwakilannnya guna mengikuti aksi demontsrasi di depan Istana Negara di Jakarta, Rabu (9/5). Aksi puluhan anggota Outlet Seluler asal Sumsel akan bergabung dengan anggota outlet seluler dari berbagai daerah lain untuk menyuarakan penghapusan aturan pembatasan registrasi mandiri 1 NIK 3 kartu perdana dan mendesak Menkominfo Rudiantara dicopot dari jabatannya.

Ketua KNCI Sumsel Tantowi Jauhari dalam keterangan persnya, Selasa (8/5) malam mengatakan, pihaknya mendesak pemerintah membatalkan aturan registrasi 1 NIK 3 kartu perdana sebab regulasi tersebut mengakibatkan pendapatan outlet selular menjadi turun, terutama pedagang kecil. Jika emerintah tetap bersikukuh dengan keputusannya maka pedagang kecil dipastikan akan bangkrut.

“Kami tidak mau terus menerus dibohongi. Pertama tanggal 7 November terjadi kesepakatan dengan dirjen PPI faktanya tidak direalisasikan, kemudian tanggal 2 April kembali terjadi kesepakatan ditindaklanjuti dengan keputusan BRTI no 2 yang faktanya kembali tidak direalisasikan. Sekarang kami maunya keputusan menteri dalam bentuk perubahan peraturan menteri. Kami minta pasal 11 PM 12 Kominfo tentang pembatasan registrasi mandiri 1 NIK 3 sim card dihapuskan,” ungkap Tantowi.

Selain itu juga kata, Tantowoi, KCNI juga mendesak agar Presiden RI, Joko Widodo segera mencopot Rudiantara dari kursi Menkominfo sebab keputusan yang diambil oleh sang Menteri sangat tidak tepat atau bisa dikatakan telah memberangus UMKM pasar seluler

“Menkominfo juga telah melanggar sendiri aturan yang tertera di PM mengenai regulasi, pada 30 April lalu membuat statement intimidatif bahwa nomor yang tidak diregistrasi sampai batas waktu tengah malam 30 April akan dihanguskan,” tukasnya.

Sementara, Juru bicara KNCI Sumsel, Yoshi Maryam menyampaikan bahwa demo akan diikuti seluruh perwakilan yang ada di Indonesia. Adapun dari Sumsel akan diwakilkan oleh 90 orang yang berasal dari OKI, OI, Baturaja, Lubuklinggau dan Lahat

“Sejumlah daerah itu telah menyatakan siap berangkat ke Jakarta untuk menyuarakan aspirasi KCNI,” terangnya.

Yoshi mengaku, selama pembatasan registrasi 1 NIK 3 sim perdana, penghasilan outlet selular terutama konter konter kecil menurun drastis.

“Karena terkendala aturan tadi maka jumlah pembeli semakin sepi, yang ramai malah  konsumen yang ingin registrasi,” keluhnya. (anz)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Mei 2018
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Banner PARTNERSHIP