Viva Sumsel

 Breaking News
  • CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026....
  • Zuri Hotel Management Himpun 600 Lebih Kantong Darah  VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni 2026, Zuri Hotel Management bersama seluruh hotel yang berada di bawah naungannya secara serentak...
  • 2 Rider AHRT Naik Podium Race 1 ARRC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampilkan performa positif pada Race 1 Putaran 3 Asia Road Racing Championship 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, Sabtu (13/6/2026). Skuad...
  • Astra Honda Gaspol Penuh di AARC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM  JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis melesat kencang di putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Mengandalkan keunggulan lini CBR series yaitu CBR250RR, CBR600RR, dan...
  • EA Sport Prediksi Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Perusahaan game kenamaan, EA Sports, rutin membuat prediksi juara kompetisi sepak bola Piala Dunia setiap empat tahun sekali sejak 2010 lalu. Menariknya, setiap prediksi yang dirilis...

Transportasi Batubara Berbasis Sungai, Pemprov Sumsel Jajaki Jalur Lematang-Musi

Transportasi Batubara Berbasis Sungai, Pemprov Sumsel Jajaki Jalur Lematang-Musi
Agustus 10
18:09 2025

VIVA SUMSEL.COM, LAHAT – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mendorong pengembangan jalur sungai sebagai sarana angkutan batubara yang efisien dan berkelanjutan.

Hal ini ditegaskan oleh Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang saat melakukan peninjauan langsung terhadap alur Sungai Lematang dan terminal khusus batubara, Rabu (6/8/2025).

Survei ini dilakukan dalam rangka pemetaan jalur transportasi alternatif, yang tidak hanya mendukung kelancaran usaha, tetapi juga menjaga keselamatan dan kualitas infrastruktur darat.

“Kita ingin melihat sejauh mana alur sungai bisa dimanfaatkan, terutama untuk mengurangi beban jalan umum. Transportasi berbasis air bisa menjadi solusi jangka panjang,” ujar Cik Ujang.

Ia menjelaskan bahwa wilayah Sungai Lematang hingga ke Muara Enim dan Lahat menjadi fokus karena merupakan sentra pertambangan batubara. Sementara itu, Sungai Musi sudah lebih dulu dimanfaatkan sebagai jalur tongkang dengan kapasitas besar.

Menurut Cik Ujang, meski Sungai Lematang bersifat pasang surut, survei teknis sangat penting untuk menilai kelayakannya. “Kalau musim panas air surut dan perahu saja bisa kandas. Tapi kalau musim hujan, sungai besar. Ini harus dipastikan dengan survei langsung,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa izin untuk pendalaman alur sungai telah ada, dan tinggal menunggu tindak lanjut teknis dari instansi terkait. Apabila layak, maka jalur ini bisa menjadi tambahan penting bagi sistem logistik batubara di Sumsel.

Cik Ujang juga menyampaikan bahwa pemanfaatan sungai sebagai jalur transportasi memiliki banyak keuntungan, diantaranya efisiensi biaya, pengurangan emisi karbon, dan perawatan jalan umum yang lebih hemat.

Ia berharap potensi ini dapat ditindaklanjuti dengan kajian teknis mendalam, termasuk dari segi lingkungan, hidrologi, dan sosial ekonomi masyarakat sekitar.

“Kalau kita bisa memaksimalkan jalur sungai, semua pihak diuntungkan: pengusaha nyaman, masyarakat aman, jalan tidak rusak,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan dari pemerintah pusat, agar rencana ini bisa berjalan optimal.

Dengan langkah strategis ini, Pemprov Sumsel berharap dapat menciptakan sistem transportasi pertambangan yang berkelanjutan, efisien, dan mendukung percepatan investasi.

 

Editor : Muhardi Aanz

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Banner PARTNERSHIP