Viva Sumsel

 Breaking News
  • GENCAR 2.0 x BNI & OJK Sumsel Edukasi Ribuan Gen Z Anti Investasi Ilegal VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – GENCAR 2.0 (Gen LIMAS Collaborative Seminar) x BNI telah sukses diselenggarakan dengan tema “Smart Investing : From First Step To First Investment, Smart Investing For The...
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...

Pantau Warga Sumsel, Herman Deru Segera Kenalkan “Dindo”

Pantau Warga Sumsel, Herman Deru Segera Kenalkan “Dindo”
Juni 03
18:21 2020

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Berbagai terobosan terus dilakukan warga Sumsel dalam upaya menangani Covid 19 yang masih mewabah hingga saat ini.  Kali ini kabar baik datang dari Balitbang Sumsel  dan STIE-STMIK Multi Data Palembang (MDP).

Dalam audiensinya dengan Gubernur Sumsel H.Herman Deru, Rabu (3/6) siang, Balitbang Sumsel dan MDP berhasil menciptakan aplikasi yang dapat mempercepat pencarian orang yang terjangkit Covid19 di Sumatera Selatan. Aplikasi itu dinamai Dindo (Dimano Aku Berado).

Aplikasi ini merupakan Aplikasi pelaporan mandiri tentang keberadaan warga (yang sehat/) pada area publik menggunakan smartphone. Hal ini sebagai bagian dari upaya mempercepat pencarian orang yang potensial terjangkit karena berada pada area publik yang sama dengan orang yang dinyatakan berstatus ODP / PDP / Positif sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan dini.

HD berharap aplikasi yang dibuat oleh Kampus MDP Palembang ini dapat membantu Dinas Kesehatan dalam menjalankan tugas ditengah pandemi covid19 dan juga dapat mempermudah tenaga medis dalam melakukan pelacakan pada pasien yang diduga terjangkit Covid19.

“Saya berharap bantuan aplikasi ini bisa membantu Dinkes dalam menjalankan tugas yang dimana dapat melacak perjalanan pasien yang sudah dilalui masa inkubasi selama 14 hari terakhir dan juga mempermudah para tenaga medis.” ucap HD di ruang kerja Gubernur.

Herman Deru juga meminta kepada pihak MDP untuk menambahkan aplikasi tingkat kesembuhan  yang tersambung pada data Dinas Kesehatan.

“Saya juga meminta tambahan menu pada aplikasi berupa tingkat kesembuhan di Sumatera Selatan yang mengingatkan petugas medis pada masa inkubasi seseorang yang terjangkit Covid19 untuk dilakukan pemeriksaan ulang guna memberikan informasi yang akurat terhadap masyarakat,” tuturnya.

Aplikasi lanjut HD, ini digunakan ketika masyarakat melakukan kegiatan diluar rumah dengan cara melakukan scan barcode yang tersedia di masing-masing tempat seperti ketika mengunjungi rumah ibadah, LRT, restoran, bioskop, tempat olahraga, dan lainnya.

“Mudah-mudahan dengan aplikasi ini agar masyarakat harus tetap berkiprah dengan produktivitas-produktivitasnya namun dengan syarat protokol kesehatanya tetap dijaga.” Harapnya

Tak hanya aplikasi Dindo, HD juga ingin agar MDP kedepan dapat membuat aplikasi yang dapat digunakan untuk memudahkan muzaki (masyarakat yang wajib zakat) berzakat baik di basanaz maupun ingin bersedekah di PMI.

“Tak hanya aplikasi Dindo ini saja, saya ingin MDP juga membuay aplikasi yang dapat memudahkan masyarakat berzakat hanya dengan menggunakan barcode di smartphone, saya ingin MPD juga menjalin kerjasama bersama basanaz untuk memudahkan masyarakat melakukan zakat, serta menjalin kerja sama dengan PMI untuk memudahkan masyarakat memberi bantuan.”ucapnya

Menurut Perwakilan dari MDP, Yohanes, aplikasi ini dibuat dengan pertimbangan bahwa  kehidupan masyarakat harus tetap berlangsung, begitupun aktifitas masyarakat tidak selalu harus sendiri-sendiri dan terpisah. Ada kalanya bahkan warga harus berkumpul dalam 1 (satu) area, sehingga penyebaran Covid-19 masih ada. Dengan adanya aplikasi ini tentu akan memudahkan menekan penyebaran karena adanya peringatan dini. (anz)

 

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Juni 2020
S S R K J S M
« Mei   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Banner PARTNERSHIP