Viva Sumsel

 Breaking News
  • GENCAR 2.0 x BNI & OJK Sumsel Edukasi Ribuan Gen Z Anti Investasi Ilegal VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – GENCAR 2.0 (Gen LIMAS Collaborative Seminar) x BNI telah sukses diselenggarakan dengan tema “Smart Investing : From First Step To First Investment, Smart Investing For The...
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...

Pasal Sisa Hutang, Dedi Utama Tewas Dibacok Tujuh Lobang

Pasal Sisa Hutang, Dedi Utama Tewas Dibacok Tujuh Lobang
Juni 18
18:47 2020

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Hanya pasal kurang membayar sisa hutang uang yang dipinjamnya sebesar Rp 900 ribu, Dedi Utama (33) menjadi bulan-bulanan pelaku Dw dan delapan temannya. Akibatnya, korban harus mengalami tujuh luka bacokan senjata tajam di bagian tubuh, memar diwajah, gores di hidung, saat diculik dan dibawa ke kawasan Boombaru, Kamis (18/06/2020).

Dengan ditemani isterinya, korban menceritakan saat-saat dan penyebab hingga pelaku dan rombongan menyiksanya, kepada petugas piket SPKT dan Reskrim Polrestabes Palembang.

“Awalnya, saya meminjam uang kepada DW sebanyak Rp 1,8 juta untuk membayar rumah. Saya sudah mencicil membayarnya Rp 900 ribu, masih tersisa Rp 900 ribu dan meminta waktu sampai isteri saya kembali dari rumah orang tua saya. Namun, dia (DW-red) tidak terima. Dia beserta rombongannya menculik saya dari Lorong Idaman Sekip, menggunakan sepeda motor menuju Boombaru,” terang driver online ini serius.

Sesampainya di Boombaru, lanjut korban, “Saya dipukuli, ditendang dan dibacok menggunakan senjata tajam secara bergantian. Dari sembilan pelaku itu hanya satu wanitanya, yaitu DW. Saya mengenal tiga dari mereka saja, DW, PN dan BM. Saya harap bapak polisi segera menangkap para pelakunya,” jelas korban memohon.

Akibat dari pengeroyokan itu, lanjut korban, saya mengalami luka bacok dibagian kepala, bahu kiri, punggung, perut, gores dihidung dan luka memar di wajah.

“Saya bisa dilepaskan rombongan itu, setelah isteri saya mendatangi saya ke Boombaru dengan membawa sisa uang pembayaran. Jika tidak, saya tidak tahu juga nasib saya seperti apa. Padahal saya meminjam uang tidak terlalu lama, saya pinjam uang pukul 14.30 WIB, saya hanya minta waktu untuk menunggu isteri pulang dari rumah ortu saja, sudah diperlakukan begini, saya diculik, disandra dan dipukuli serta dibacok,” bebernya. (sfy)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Juni 2020
S S R K J S M
« Mei   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Banner PARTNERSHIP