Viva Sumsel

 Breaking News
  • GENCAR 2.0 x BNI & OJK Sumsel Edukasi Ribuan Gen Z Anti Investasi Ilegal VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – GENCAR 2.0 (Gen LIMAS Collaborative Seminar) x BNI telah sukses diselenggarakan dengan tema “Smart Investing : From First Step To First Investment, Smart Investing For The...
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...

Pantau Titik Banjir di Palembang

Pantau Titik Banjir di Palembang
Desember 25
17:19 2021

VIVA SUMSEL.COM, Palembang  – Hujan deras yang mengguyur Kota Palembang sejak dini hari tadi, membuat sejumlah ruas jalan dan beberapa rumah warga di Kota Palembang terendam banjir. Bahkan, ketinggian genangan air pun bervariasi mulai dari 20 cm hingga 50 cm.

Mendapati hal tersebut, Gubernur Provinsi Sumsel H Herman Deru ditemani putrinya yang jugas sebagai Duta Literasi Provinsi Sumsel, Ratu Tenny Leriva HD, melakukan gerak cepat dengan menyusuri titik-titik yang menjadi penyebab terjadinya banjir tersebut, Sabtu (25/12).

Penyusuran tersebut dilakukan mulai dari Simpang Lima Hotel Arista, Pasar 26 ilir, Sungai Sekanak, Kambang Iwak, dan Sekip Bendung.

Meski hujan masih turun, tanpa pengawalan khusus, Gubernur Herman Deru mengendarai sendiri mobil untuk melihat langsung kondisi drainase sekaligus berinteraksi  dengan warga yang ada di sekitar ruas jalan yang terendam banjir.

“Palembang hari ini banjir luar biasa dimana-mana. Kita coba melihat ini apa penyebabnya. Saluran yang memang mampet atau disebabkan kawasan ini merupakan dataran rendah yang tadinya rawa lalu ditimbun,” katanya.

Herman Deru mengungkapkan, Kota Palembang sendiri 70% adalah daerah rawa. Terlebih saat ini terjadi peningkatan penduduk  di Kota Palembang yang dikarenakan proses urbanisasi  atau kemajuan kota yang membuat masyarakat pindah ke Kota Palembang.

Lebih jauh dijelaskannya, banjir yang tenjadi tentu menjadi perhatian khusus Pemprov Sumsel. Termasuk meninjau kembali sejauh mana penegakan peraturan daerah soal penimbunan. Ia juga mengajak masyarakat  untuk bersabar dan banyak berdoa dengan musibah yang menimpa Kota Palembang hari ini.

“Kita lihat juga sejauh mana Perda penimbunan ini ditegakkan, harus ada pembagian yang jelas antara yang ditimbun dan yang disisakan. Air harus ada tempat genangannya,” terangnya.

Dalam kesempatan ini pula Gubernur Herman Deru meninjau beberapa sistem pengoperasian pompa air pengendali banjir di Kota Palembang.

Menurutnya, hal tersebut guna memastikan pemanfaatan alat tersebut sekaligus sebagai upaya antisipasi dalam menekan resiko bencana alam yang biasa terjadi di musim hujan seperti sekarang ini.

“Berharap rumah pompa yang ada di sana diperhatikan. Terkait banjir ini kalau tidak diperhatikan nanti bisa lebih parah lagi. Jadi diharapkan semua pihak turun langsung, mulai dari Pemerintahan Kota dan Pemprov Sumsel akan memback upnya,” tambahnya.

Untuk diketahui, Herman Deru juga menyambangi di beberapa wilayah yang tidak terkena dampak banjir karena Intensitas hujan yang tinggi ini, antara lain kawasan Sungai Sekanak – Lambidaro yang sudah rampung revitalisasinya sehingga wilayah sekitarnya bebas dari banjir.

Sementara, di seputaran Jalan Basuki Rahmat tepatnya di depan Rumah Sakit Hermina dan Hotel Aston yang terendam banjir disebabkan lantaran pembelah jalan air dari arah Aston ke sebrangnya.

“Sebab itu, setelah ini solusinya adalah mengalirkan air yang di jalan dengan memotong pembelah jalannya,” pungkasnya. (Anz(

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Desember 2021
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Banner PARTNERSHIP