Viva Sumsel

 Breaking News
  • CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026....
  • Zuri Hotel Management Himpun 600 Lebih Kantong Darah  VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni 2026, Zuri Hotel Management bersama seluruh hotel yang berada di bawah naungannya secara serentak...
  • 2 Rider AHRT Naik Podium Race 1 ARRC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampilkan performa positif pada Race 1 Putaran 3 Asia Road Racing Championship 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, Sabtu (13/6/2026). Skuad...
  • Astra Honda Gaspol Penuh di AARC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM  JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis melesat kencang di putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Mengandalkan keunggulan lini CBR series yaitu CBR250RR, CBR600RR, dan...
  • EA Sport Prediksi Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Perusahaan game kenamaan, EA Sports, rutin membuat prediksi juara kompetisi sepak bola Piala Dunia setiap empat tahun sekali sejak 2010 lalu. Menariknya, setiap prediksi yang dirilis...

Pantau Titik Banjir di Palembang

Pantau Titik Banjir di Palembang
Desember 25
17:19 2021

VIVA SUMSEL.COM, Palembang  – Hujan deras yang mengguyur Kota Palembang sejak dini hari tadi, membuat sejumlah ruas jalan dan beberapa rumah warga di Kota Palembang terendam banjir. Bahkan, ketinggian genangan air pun bervariasi mulai dari 20 cm hingga 50 cm.

Mendapati hal tersebut, Gubernur Provinsi Sumsel H Herman Deru ditemani putrinya yang jugas sebagai Duta Literasi Provinsi Sumsel, Ratu Tenny Leriva HD, melakukan gerak cepat dengan menyusuri titik-titik yang menjadi penyebab terjadinya banjir tersebut, Sabtu (25/12).

Penyusuran tersebut dilakukan mulai dari Simpang Lima Hotel Arista, Pasar 26 ilir, Sungai Sekanak, Kambang Iwak, dan Sekip Bendung.

Meski hujan masih turun, tanpa pengawalan khusus, Gubernur Herman Deru mengendarai sendiri mobil untuk melihat langsung kondisi drainase sekaligus berinteraksi  dengan warga yang ada di sekitar ruas jalan yang terendam banjir.

“Palembang hari ini banjir luar biasa dimana-mana. Kita coba melihat ini apa penyebabnya. Saluran yang memang mampet atau disebabkan kawasan ini merupakan dataran rendah yang tadinya rawa lalu ditimbun,” katanya.

Herman Deru mengungkapkan, Kota Palembang sendiri 70% adalah daerah rawa. Terlebih saat ini terjadi peningkatan penduduk  di Kota Palembang yang dikarenakan proses urbanisasi  atau kemajuan kota yang membuat masyarakat pindah ke Kota Palembang.

Lebih jauh dijelaskannya, banjir yang tenjadi tentu menjadi perhatian khusus Pemprov Sumsel. Termasuk meninjau kembali sejauh mana penegakan peraturan daerah soal penimbunan. Ia juga mengajak masyarakat  untuk bersabar dan banyak berdoa dengan musibah yang menimpa Kota Palembang hari ini.

“Kita lihat juga sejauh mana Perda penimbunan ini ditegakkan, harus ada pembagian yang jelas antara yang ditimbun dan yang disisakan. Air harus ada tempat genangannya,” terangnya.

Dalam kesempatan ini pula Gubernur Herman Deru meninjau beberapa sistem pengoperasian pompa air pengendali banjir di Kota Palembang.

Menurutnya, hal tersebut guna memastikan pemanfaatan alat tersebut sekaligus sebagai upaya antisipasi dalam menekan resiko bencana alam yang biasa terjadi di musim hujan seperti sekarang ini.

“Berharap rumah pompa yang ada di sana diperhatikan. Terkait banjir ini kalau tidak diperhatikan nanti bisa lebih parah lagi. Jadi diharapkan semua pihak turun langsung, mulai dari Pemerintahan Kota dan Pemprov Sumsel akan memback upnya,” tambahnya.

Untuk diketahui, Herman Deru juga menyambangi di beberapa wilayah yang tidak terkena dampak banjir karena Intensitas hujan yang tinggi ini, antara lain kawasan Sungai Sekanak – Lambidaro yang sudah rampung revitalisasinya sehingga wilayah sekitarnya bebas dari banjir.

Sementara, di seputaran Jalan Basuki Rahmat tepatnya di depan Rumah Sakit Hermina dan Hotel Aston yang terendam banjir disebabkan lantaran pembelah jalan air dari arah Aston ke sebrangnya.

“Sebab itu, setelah ini solusinya adalah mengalirkan air yang di jalan dengan memotong pembelah jalannya,” pungkasnya. (Anz(

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Desember 2021
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Banner PARTNERSHIP