Viva Sumsel

 Breaking News
  • CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026....
  • Zuri Hotel Management Himpun 600 Lebih Kantong Darah  VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni 2026, Zuri Hotel Management bersama seluruh hotel yang berada di bawah naungannya secara serentak...
  • 2 Rider AHRT Naik Podium Race 1 ARRC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampilkan performa positif pada Race 1 Putaran 3 Asia Road Racing Championship 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, Sabtu (13/6/2026). Skuad...
  • Astra Honda Gaspol Penuh di AARC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM  JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis melesat kencang di putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Mengandalkan keunggulan lini CBR series yaitu CBR250RR, CBR600RR, dan...
  • EA Sport Prediksi Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Perusahaan game kenamaan, EA Sports, rutin membuat prediksi juara kompetisi sepak bola Piala Dunia setiap empat tahun sekali sejak 2010 lalu. Menariknya, setiap prediksi yang dirilis...

Husni Chandra : Bagikan 1000 Jagung untuk Rakyat

Husni Chandra : Bagikan 1000 Jagung untuk Rakyat
Desember 27
07:26 2022

VIVA SUMSEL..COM, PALEMBANG –  Membangun infrastruktur teknik dari rakyat ke rakyat, memang tak segampang membalikkan telapak tangan.

Sebab untuk memberdayakan rakyat, hal paling tepat adalah membangun sektor pertanian yang “tak membutuhkan” lahan perkebunan. O iya?

Ketua Lembaga Keuangan Mikro Usaha Mikro Kecil dan Menengah Sumatera Selatan (LKM UMKM Sumsel) Husni Chandra, mengiyakan prinsip dasar perkebunan tanpa lahan yang luas.

“Kita cukup melatih rakyat yang mau berusaha di rumah dengan hasil yang maksimal,” ujar Husni Chandra, Selasa (27/12/2022).

Dalam perbincangan media ini dengan tokoh muda yang sangat peduli masyarakat kecil tersebut, menyatakan siap untuk membantu membangkitkan usaha produktif bagi rakyat kecil.

Terkait masalah kemampuan rakyat yang terkadang kekurangan itu harus diukur dengan usaha yang produktif.

“Makanya saya selalu menganjurkan warga yang tak memiliki lahan perkebunan untuk berkebun,” ujar Husni, tersenyum.

Menurut dia, apa yang tak bisa dilakukan untuk memberdayakan masyarakat dalam mengubah kualitas hidup mereka.

“Allah SWT menciptakan segala ruang untuk dijadikan lahan kehidupan. Hanya saja, maukah kita memanfaatkan apa yang ada?” ujar Husni seperti bertanya ke dirinya sendiri.

Lahan di sekitar rumah kita, katanya, ada ruang kecil yang bisa dijadikan “kebun”. “Ini bisa dimanfaatkan. Misalnya halaman kiri kanan tempat tinggal kita. Di belakang rumah, semuanya berpotensi untuk dijadikan kebun untuk mengais rejeki,” kata Husni.

Saat ini Husni Chandra telah memetik hasil dari apa yang ia perbuat untuk orang banyak. Artinya, hasil usaha itu ia peroleh setelah memberdayakan rakyat untuk rakyat. Apa yang sudah dihasilkan?

Husni mengatakan bahwa ia berusaha membagi-bagikan seribu jagung kepada rakyat.

“Jagung ini dihasilkan dari pembudidayaan oleh rakyat untuk rakyat,” ujarnya.

Selain memberdayakan masyarakat melalui pertanian kecil yang menghasilkan usaha besar di bidang pertanian, Husni juga mengajak masyarakat membudidayakan ikan air tawar.

Ikan-ikan yang dibudidayakan itu antara lain, ikan lele, tembakang, gurami, ikan baung, dan lain sebagainya.

Seperti ikan tembakang, katanya, habitatnya hanya di Palembang (Sumatera Selatan). Menurut dia, ikan yang mulai langka itu sebaiknya dikembangkan saja sehingga bisa memberdayakan ekonomi rakyat.

“Daging ikan tembakang sangat gurih. Apalagi digoreng, dipangang dan disantap dengan sambal uleg, wuih nikmat sekali,” katanya.

Menjawab pertanyaan bagaimana jika tak mempunyai lahan untuk kolam?

Husni mengatakan bisa memberdayakan ikan air tawar.

“Tidak ada yang tak bisa dilakukan. Namun secara teknis, semua itu saya contohkan untuk mereka,” tukas Husni.

Tokoh muda yang dikenal tawadhuk kepada Allah itu sebelumnya telah memberdayakan para tukang jahit. Sebab, kata Husni, akhir-akhir ini usaha mereka begitu sepi.

“Alhamdulillah, dengan trik bisnis yang kita ajarkan itu, penghasilan mereka saat ini mencapai nilai yang baik,” ujar Husni Chandra menutup perbincangan.

Editor ; Nurmala Dewi

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Desember 2022
S S R K J S M
« Nov   Jan »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Banner PARTNERSHIP