Viva Sumsel

 Breaking News
  • CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026....
  • Zuri Hotel Management Himpun 600 Lebih Kantong Darah  VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni 2026, Zuri Hotel Management bersama seluruh hotel yang berada di bawah naungannya secara serentak...
  • 2 Rider AHRT Naik Podium Race 1 ARRC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampilkan performa positif pada Race 1 Putaran 3 Asia Road Racing Championship 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, Sabtu (13/6/2026). Skuad...
  • Astra Honda Gaspol Penuh di AARC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM  JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis melesat kencang di putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Mengandalkan keunggulan lini CBR series yaitu CBR250RR, CBR600RR, dan...
  • EA Sport Prediksi Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Perusahaan game kenamaan, EA Sports, rutin membuat prediksi juara kompetisi sepak bola Piala Dunia setiap empat tahun sekali sejak 2010 lalu. Menariknya, setiap prediksi yang dirilis...

Dua Menteri kabinet Jokowi Terpukau Atas Sajian Seni Tari Asal kerajaan Sriwijaya

Dua Menteri kabinet Jokowi Terpukau Atas Sajian Seni Tari Asal kerajaan Sriwijaya
Oktober 20
13:46 2016

Viva Sumsel—Jakarta, Pembukaan Nusantara Expo dan Forum  2016 di pangung megah dipelataran  Keong Emas Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, membuat dua Menteri dikabinet Jokowi terpukau atas sajian seni tari asal kerajaan Sriwijaya (Palembang). Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani serta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Cahyo Kumulo, tidak hanya terkesan atas sajian tersebut namun menjadi salah satu moment yang tidak bisa diulang kembali seperti cerita sejarah Sriwijaya.

Seni budaya binaan dari  Dinas Kebupadayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Palembang kreographer pemuda berbakat Heriyandi S.Pd., M.Sn Pasca Sarjana Institut Seni Indonesia Surakarta (Solo) binaan Disbubpar Kota Palembang ini memberikan tampilan terbaik di pembuka acara yang dihadiri seluruh peserta Nusantara Expo dan Forum 2016, mengusung tema revolusi mental mengembangkan budaya kreatif unuk ketahanan ekonomi dan daya saing yang diselengarakan Kementrian Dalam Negeri berkerja sama dengan Kementrian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang digelar hingga 23 Oktober .

Didepan ribuan mata peserta dari seluruh kabupaten dan kota se-Indonesia tarian ini memberikan gambaran cerita masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya.Tarian luwes namun menyiratkan kegagahan masa perjalanan Raja Kerejaan Sriwijaya pertama Dapunta Hyang melakukan perjalan suci (Siddhayatra) membangun kerajaan maritim.

Penari yang mengenakan pakaian kebesaran dizaman Kerajaan Swijaya yang didominasi warna merah dan  hitam terdiri dari beberapa babak. Mengadopsi gerakan Candi Borobudur disini menceritakan masa-masa zaman  agama Budha masih menjadi banyak pengikutnya.
Besarnya kekuasaan Dapunta Hyang dari berbagai kepala adat yang menjadi pengikutnya di bumi Andalas mulai terlihat kekentalan Sriwijaya di gerak tari pengambungan gerak tari Gending dan Tanggai.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Palembang Isnaini Madani melalui Kepala Bidang (Kabid) pengembangan Kebudayaan Dispubpar Kota Palembang  Lisa Surya Andika menjelaskan, dalam tarian itu juga bercerita sejumlah pasukan perang dibawah nahkoda Dapunta Hyang menaklukan kemaritiman dimasa itu.
“Disini diperagakan tujuh penari yang semuanya laki-laki binaan dari Disbupar Kota Palembang,” katanya.

Gerakan tari mengikuti iringan musik  tradisi Sumsel alat musik kenong (alat musik mirip gamelan) ini, tujuh pemuda ini mengenakan celana berbahan jumputan dibalut aksesoris busana Sumsel.Tarian yang mampu membius ribuan penonton termasuk Walikota Palembang H.Harnojoyo.

“Ini menjadi moment bagi Pemkot Palembang untuk mempromosikan seni dan budaya kita,” kata Harnojoyo.

Menurut orang nomor‎ di Kota Palembang tampil sebagai pembuka diajang bergensi menjadi kebangaan tersendiri bagi Kota Palembang,terlebih Kota Palembang akan menjadi rujukan bagi kota dan kabupaten di Indonesia dimana Kota Palembang menjadi kota tempat diselengarakannya perhelatan akbar olahraga Asian Games 2018 mendatang.(rel)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Oktober 2016
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Banner PARTNERSHIP