Viva Sumsel

 Breaking News
  • CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026....
  • Zuri Hotel Management Himpun 600 Lebih Kantong Darah  VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni 2026, Zuri Hotel Management bersama seluruh hotel yang berada di bawah naungannya secara serentak...
  • 2 Rider AHRT Naik Podium Race 1 ARRC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampilkan performa positif pada Race 1 Putaran 3 Asia Road Racing Championship 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, Sabtu (13/6/2026). Skuad...
  • Astra Honda Gaspol Penuh di AARC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM  JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis melesat kencang di putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Mengandalkan keunggulan lini CBR series yaitu CBR250RR, CBR600RR, dan...
  • EA Sport Prediksi Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Perusahaan game kenamaan, EA Sports, rutin membuat prediksi juara kompetisi sepak bola Piala Dunia setiap empat tahun sekali sejak 2010 lalu. Menariknya, setiap prediksi yang dirilis...

Tegas ! Ini Ultimatum Ojol yang Masih Beroperasi Saat Aksi Unjuk Rasa : Resiko Tanggung Sendiri

Tegas ! Ini Ultimatum Ojol yang Masih Beroperasi Saat Aksi Unjuk Rasa : Resiko Tanggung Sendiri
Mei 20
12:35 2025

VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Daring Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, mengimbau para pengemudi ojol untuk tidak mengambil order saat aksi unjuk rasa yang akan digelar pada Selasa, 20 Mei 2025.

Igun menegaskan bahwa jika ada pengemudi yang tetap nekat menarik penumpang saat demo berlangsung, maka risiko harus ditanggung sendiri.

“Ya ada resiko yang harus ditanggung sendiri berarti mereka ini yang mengaktifkan orderan sengaja memprovokasi,” ucapnya Senin (19/5).

Ia juga menekankan bahwa aksi dari para ojol di lapangan bukanlah razia. Namun, jika ditemukan ada kendaraan yang tetap beroperasi, baik itu motor ojol, mobil angkutan barang, hingga taksi online, tetap akan ada tindakan tegas.

“Iya siapapun mau taksi online maupun apa kayak Lalamove, Delivery, segala macam yang mobil-mobil bak itu harus ikut,” imbuhnya

Dalam pernyataan tertulisnya, Igun menyebutkan bahwa aksi ini merupakan bentuk perjuangan para pengemudi online, baik ojek maupun taksi, atas ketidakjelasan sikap dari pemerintah selaku regulator.

Aksi pada Selasa, 20 Mei 2025, di Jakarta merupakan bentuk puncak kekecewaan para pengemudi online.

Massa gabungan pengemudi roda dua dan roda empat akan menyebar ke berbagai titik di Jakarta, terutama ke lokasi-lokasi yang berkaitan dengan kantor atau layanan aplikasi transportasi online.

 

Editor : Muhardi Aan

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Banner PARTNERSHIP