Viva Sumsel

 Breaking News
  • CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026....
  • Zuri Hotel Management Himpun 600 Lebih Kantong Darah  VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni 2026, Zuri Hotel Management bersama seluruh hotel yang berada di bawah naungannya secara serentak...
  • 2 Rider AHRT Naik Podium Race 1 ARRC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampilkan performa positif pada Race 1 Putaran 3 Asia Road Racing Championship 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, Sabtu (13/6/2026). Skuad...
  • Astra Honda Gaspol Penuh di AARC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM  JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis melesat kencang di putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Mengandalkan keunggulan lini CBR series yaitu CBR250RR, CBR600RR, dan...
  • EA Sport Prediksi Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Perusahaan game kenamaan, EA Sports, rutin membuat prediksi juara kompetisi sepak bola Piala Dunia setiap empat tahun sekali sejak 2010 lalu. Menariknya, setiap prediksi yang dirilis...

Gubernur Herman Deru Jadikan Karang Asam Festival Sebagai Benteng Kearifan Lokal di Sumsel

Gubernur Herman Deru Jadikan Karang Asam Festival Sebagai Benteng Kearifan Lokal di Sumsel
September 07
15:50 2025

VIVA SUMSEL.COM, MUARA ENIM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menegaskan pentingnya Karang Asam Festival sebagai ajang menjaga dan mengembangkan kearifan lokal. Festival yang digelar di Alun-Alun Kelurahan Tanjung Enim Selatan,

Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Rabu (3/9/2025) malam tersebut, menurutnya bukan hanya sekadar hiburan, melainkan wadah pelestarian budaya.

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan masyarakat yang berhasil menyelenggarakan festival tersebut dengan meriah.

Ia mengaku sengaja hadir untuk pertama kalinya agar dapat melihat langsung kemegahan acara yang kini masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN).

“Saya ingin membuktikan sendiri bagaimana festival ini bisa tumbuh dari tingkat kelurahan hingga masuk KEN. Ini bukti bahwa budaya kita memiliki daya tarik nasional,” ujar Herman Deru.

Menurutnya, Karang Asam Festival telah berhasil mempertahankan jati diri masyarakat Muara Enim. Berbagai tradisi lokal, seperti adat Mandi Kupek ke Ayek, kembali ditampilkan dalam suasana penuh kekeluargaan dan kegembiraan.

“Budaya adalah identitas kita. Kita wajib menjaga dan menghormati kearifan lokal agar generasi mendatang tetap mengenalnya,” jelasnya.

Selain sebagai ruang pelestarian budaya, festival ini juga memberi ruang bagi pelaku seni lokal untuk berkarya.

Pentas tari, musik tradisional, hingga atraksi budaya khas Muara Enim ditampilkan dengan kemasan menarik sehingga menjadi tontonan sekaligus tuntunan.

Herman Deru menyebut Karang Asam Festival juga menjadi kebanggaan bagi Sumsel. Masuknya ke daftar Karisma Event Nusantara menjadi pengakuan bahwa event lokal pun bisa memiliki daya saing nasional.

“Bagi saya, ini adalah prestasi luar biasa. Mari kita terus jaga dan kembangkan bersama,” tegasnya.

Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI, Reza Fahlevi, turut memberikan apresiasi. Ia menyebut Karang Asam Festival sebagai salah satu event budaya terbaik di Indonesia.

“Event ini bukan hanya milik Muara Enim, tetapi juga milik bangsa. Karena itu, pemerintah pusat mendukung penuh agar bisa terus berkembang,” ujarnya.

Bupati Muara Enim, Edison, menambahkan festival ini berlangsung selama sepekan, 1–7 September 2025.

Menurutnya, kegiatan ini lahir dari inisiatif warga yang ingin melestarikan budaya dengan cara kreatif dan profesional.

“Festival ini adalah cerminan kebersamaan masyarakat. Budaya, seni, dan ekonomi dipadukan menjadi satu kekuatan,” katanya.

Ia berharap Karang Asam Festival terus menjadi ikon budaya Muara Enim yang membanggakan sekaligus memperkuat identitas daerah.

 

Editor : Muhardi Aanz

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

September 2025
S S R K J S M
« Agu   Okt »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Banner PARTNERSHIP