Viva Sumsel

 Breaking News
  • CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026....
  • Zuri Hotel Management Himpun 600 Lebih Kantong Darah  VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni 2026, Zuri Hotel Management bersama seluruh hotel yang berada di bawah naungannya secara serentak...
  • 2 Rider AHRT Naik Podium Race 1 ARRC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampilkan performa positif pada Race 1 Putaran 3 Asia Road Racing Championship 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, Sabtu (13/6/2026). Skuad...
  • Astra Honda Gaspol Penuh di AARC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM  JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis melesat kencang di putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Mengandalkan keunggulan lini CBR series yaitu CBR250RR, CBR600RR, dan...
  • EA Sport Prediksi Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Perusahaan game kenamaan, EA Sports, rutin membuat prediksi juara kompetisi sepak bola Piala Dunia setiap empat tahun sekali sejak 2010 lalu. Menariknya, setiap prediksi yang dirilis...

Driver Online Minta Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh Edwar Limba

Driver Online Minta Polisi Tangkap Pelaku Pembunuh Edwar Limba
Agustus 23
16:34 2017

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Kecaman datang dari ratusan driver online atas tewasnya satu rekan mereka, Edwar Limba dalam peristiwa aksi demo anarkis dan sweeping oleh angkot konvesional kemarin lusa, Mereka menyuarakan tuntutan agar pembunuh Edwar Limba segera ditangkap dan diadili. Dengan mengendarai motor dan mobil mereka beramai-ramai mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sumatera Selatan (Sumsel) meminta agar anggota dewan mendengar tuntutan mereka dimana pada aksi itu juga disaksikan oleh pihak kepolisian.

para driver yang tergabung dalam Paguyuban Driver Online Palembang menyauarakan kekecewaan mereka lewat orasi sebelum akhirnya perwakilan dari mereka diajak berdialog dengan anggota dewan bersama pihak kepolisian.

.“Kami meminta pihak kepolisan untuk segera mengusut tuntas pelaku pembunuhan tehadap rekan kami saudara Edwar Limba pada kejadian kemarin lusa, kami minta pelaku dikenakan pasal 340 KUHP,” kecam Koordinator Paguyuban Driver Online, Yoyon, disela-sela aksi demonstrasi, Rabu, (23/8).

Yoyon juga meminta agar pelaku penganiayaan Ahmad Yosep, salah seorang driver online yang terjadi pada hari yang sama juga diseret ke muka hukum, sebab akibat kejadian itu Ahmad Yosep diketahui mengalami luka-luka dan kendaraannya ikut dirusak.

“Kepada pelaku ini, kami juga meminta segera ditangkap untuk mempertanggunjawabkan perbuatannya,” tegasnya.

Selain itu, ada beberapa tuntutan lagi yang diminta Yoyon untuk dipenuhi, yakni pihak kepolisan segera menagkap Sarifudin Lubis karena ia dinilai sebagai pelaku pembuat surat edaran aksi demo anarkis dan sweeping angkotan konvensional, meminta pihak kepolisan menjamin keamanan para driver online dalam menjalankan aktivitasnya, segera mengeluarkan Peraturan Gubernur terkait transportasi online, meminta agar pihak perusahaan yang menanungi Gojek, Grab,Uber juga bertanggung jawab atas kematian Edwar Limba serta yang terakhir ia  kembali menegaskan bahwa aksi ini adalah aksi damai dan buka aksi anarkis.

“Tuntutan kami hanya itu saja, kami siap bekersaja sama dengan pihak kepolisan guna mempercepat penuntasan kasus ini,” imbuhnya.

Sementara, Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintoro Hari Bahwono yang hadir ditengah-tengah aksi demo menegaskan bahwa Polresta Palembang bersama Polda Sumsel telah membentuk tim gabungan yang kini tengah bekerja, ditanganinya kasus ini oleh tim gabungan sebagai jawaban untuk menuntaskan kasus ini sesegara mungkin.

“Tim gabungan ini baru saja melakukan olah TKP dan memeriksa 5 saksi, dari hasil penyelidikan mudah-mudahan dapat ditangkap pelakunya,” ujar Wahyu.

Selanjutnya Ia meminta agar semua informasi penting yang berkaitan dengan pengungkapan kasus ini untuk segera disampaikan dengan pihak kepolisian ataupun pengacara. Ia juga berpesan  agar para diver online tidak terpancing melakukan berita hoax di medsos yang malah memperkeruh suasana apalagi melakukan aksi sweping balasan. (anz)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Agustus 2017
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Banner PARTNERSHIP