Viva Sumsel

 Breaking News
  • CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026....
  • Zuri Hotel Management Himpun 600 Lebih Kantong Darah  VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni 2026, Zuri Hotel Management bersama seluruh hotel yang berada di bawah naungannya secara serentak...
  • 2 Rider AHRT Naik Podium Race 1 ARRC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampilkan performa positif pada Race 1 Putaran 3 Asia Road Racing Championship 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, Sabtu (13/6/2026). Skuad...
  • Astra Honda Gaspol Penuh di AARC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM  JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis melesat kencang di putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Mengandalkan keunggulan lini CBR series yaitu CBR250RR, CBR600RR, dan...
  • EA Sport Prediksi Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Perusahaan game kenamaan, EA Sports, rutin membuat prediksi juara kompetisi sepak bola Piala Dunia setiap empat tahun sekali sejak 2010 lalu. Menariknya, setiap prediksi yang dirilis...

BKIPM Klas II Palembang Belum Temukan Peredaran Ikan Patin Asal Vietnam

BKIPM Klas II Palembang Belum Temukan Peredaran Ikan Patin Asal Vietnam
November 02
18:06 2017

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil melakukan pencegahan terhadap produk perikanan berupa Fillet ikan Dori/ Patin Vietnam pangasius yang diduga ilegal.

Berdasarkan hasil pengujian ikan dori import ilegal ini mengandung bahan tambahan pangan (BTP) Tripolifosfat sebesar 8000 ppm. Padahal menurut Perka BPOM No.24/2013 batas penggunaan standar maksimum dalam produk pangan sekitar 2000 ppm (melebihi standar sebesar 400 persen).

“Penggunaan Tripolifosfat secara berlebihan dapat mengakibatkan kerugian pada kesehatan dan ekonomi serta produk itu sendiri,” ucap kepala pusat pengendalian Mutu, Widodo Sumiyanto.

Ketua Umum Asosiasi pengusaha pengolahan dan pemasaran produk perikanan indonesia (AP5I) Budhi Wibowo menyatakan beberapa ekspor perikanan budidaya antara lain harga kurang bersaing dengan kompetitor,kuantiti suplai belum memadai dan belum ada jaminan kontinuitas supplai.

“Perkembangan pasar pangasius di dunia mengalami pengetatan pasar amerika dan uni eropa,terkait isu-isu keamanan pangan produknya dan peluang pasar substitusi produk unagi menggunakan pangasius,”tegasnya saat Rapat koordinasi pelaksanaan inpres No.1 Tahun 2017 tentang gerakan masyarakat hidup sehat dikantor pusat pengendalian mutu ( Badan karantina ikan,pengendalian mutu hasil perikanan di provinsi Sumsel, Kamis (02/11)

Sementara itu Kepala BKIPM, MW .Giri Pratikno menjelaskan di Sumsel ini sudah dilakukan sidak diberbagai pasar modern dan tradisional khususnya di kota Palembang namun belum ditemukan ikan Dori dari Vietnam

“Dampak dari upaya penegahan dori import oleh KKP telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,terutama pelaku usaha perikanan yang menyatakan adanya kekosongan suplai pangasius dikarenakan pasar domestik dan ekspor yang cukup tinggi,”pungkasnya. (Iwan)

 

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

November 2017
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Banner PARTNERSHIP