Viva Sumsel

 Breaking News
  • CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026....
  • Zuri Hotel Management Himpun 600 Lebih Kantong Darah  VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni 2026, Zuri Hotel Management bersama seluruh hotel yang berada di bawah naungannya secara serentak...
  • 2 Rider AHRT Naik Podium Race 1 ARRC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampilkan performa positif pada Race 1 Putaran 3 Asia Road Racing Championship 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, Sabtu (13/6/2026). Skuad...
  • Astra Honda Gaspol Penuh di AARC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM  JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis melesat kencang di putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Mengandalkan keunggulan lini CBR series yaitu CBR250RR, CBR600RR, dan...
  • EA Sport Prediksi Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Perusahaan game kenamaan, EA Sports, rutin membuat prediksi juara kompetisi sepak bola Piala Dunia setiap empat tahun sekali sejak 2010 lalu. Menariknya, setiap prediksi yang dirilis...

Massa BM PAN Ancam Usir Paksa Dubes Myanmar

Massa BM PAN Ancam Usir Paksa Dubes Myanmar
September 04
18:26 2017

VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Masa Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) melakukan aksi solidaritas di depan Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta. Aksi ini merespon tragedi kemanusiaan yang menimpa komunitas Muslim Rohingnya yang mengalami kekerasan oleh militer Myanmar.

“Kita meminta pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri untuk mencari solusi bersama pemerintah Myanmar dalam rangka menghentikan praktek kekerasan bersenjata kepasa warga sipil minoritas etnis Rohingya di Myanmar,” ujar Ketua Umum BM PAN Ahmad Yohan di Depan Gedung Kedubes Myanmar, Jakarta Pusat, Senin (4/9/2017).

Ahamd menilai pembantaian terhadap warga sipil merupakan kejahatan kemanusian dan bertentangan dengan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM). Ia pun menyerukan agar Aung San Suu Kyi harus bertanggungjawab karena telah membiarkan ribuan korban nyawa Rohingya dibantai secara keji.

Apa yang dilakukan militer Myanmar terhadap masyarakat Rohingya, Aung San Suu Kyi harus bertanggungjawab atas militer Myanmar,” ujarnya.

Ahmad menuturkan jika aksinya tidak direspon, pihaknya akan kembali datang dengan massa yang lebih banyak.

“Kalau sampai pembantaian itu terus dibiarkan oleh pemerintah, enggak ada aksi nyata, kami bakal merobohkan tembok Dubes (Myanmar) dan mengusirnya secara paksa,” ancam Ahmad. (Okezone)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

September 2017
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Banner PARTNERSHIP