Viva Sumsel

 Breaking News
  • CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026....
  • Zuri Hotel Management Himpun 600 Lebih Kantong Darah  VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni 2026, Zuri Hotel Management bersama seluruh hotel yang berada di bawah naungannya secara serentak...
  • 2 Rider AHRT Naik Podium Race 1 ARRC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampilkan performa positif pada Race 1 Putaran 3 Asia Road Racing Championship 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, Sabtu (13/6/2026). Skuad...
  • Astra Honda Gaspol Penuh di AARC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM  JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis melesat kencang di putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Mengandalkan keunggulan lini CBR series yaitu CBR250RR, CBR600RR, dan...
  • EA Sport Prediksi Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Perusahaan game kenamaan, EA Sports, rutin membuat prediksi juara kompetisi sepak bola Piala Dunia setiap empat tahun sekali sejak 2010 lalu. Menariknya, setiap prediksi yang dirilis...

Indonesia Minim Kampus Top 100 Dunia

Indonesia Minim Kampus Top 100 Dunia
Februari 12
15:36 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Hanya tiga perguruan tinggi saja yang mampu masuk jajaran top 1 dunia, ini membuktikan bahwa masih minimnya kampus asal Indonesia yang mampu bersaing dikancah internasional. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, Profl Mohamad Nasir, PH.D., Ak saat menghadiri Dialog Nasional ke 6 dengan tema Sukses Indonesia Ku di Palembang Sport Convention Center (PSCC), Senin, (12/02/2018).

Dikatakan Nasir, hanya tiga kampus dari Indonesia yang masuk dalam top 100 dunia yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknik Bandung (ITB) dan Universitas Gadjah Mada. Kondisi ini, kata dia, tidak terlepas dari mutu pendidikan yang masih rendah mulai dari dosen hingga mahasiswa.

“kita terus mendorog agar kampus – kampus di dalam negeri memperbaiki mutu dan memperbanyak jumlah kampus yang masuk top 100 dunia ,” ujarnya

Dijelaskan Nasir, selama ini yang menjadi kendala kampus untuk masuk top 100 dunia di Indonesia karena minimnya inovasi dan riset sehingga dalam sektor dosen minimnya pertukaran dosen ke kampus luar negeri serta minimnya riset bersama antar dosen dari kampus Indonesia dengan kampus luar negeri. “Tak hanya dosen, sektor mahasiswa juga mengalami hal yang sama. Pertukaran mahasiswa antara kampus di Indonesia dengan kampus luar negeri juga tergolong minim,” ucapnya.

Kendati demikian, Nasir mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki mutu pendidikan ditingkat kampus di Indonesia mulai dari program penataan sehingga banyak perguruan tinggi yang ditutup hingga dilakukannya pendampingan agar mutu perguruan tinggi semakin baik.

“Visi kita saat ini menata kampus agar kompetitif daya saing agar mampu bersaing di dunia global,” tegasnya. (martin)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Februari 2018
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  

Banner PARTNERSHIP