Viva Sumsel

 Breaking News
  • CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026....
  • Zuri Hotel Management Himpun 600 Lebih Kantong Darah  VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni 2026, Zuri Hotel Management bersama seluruh hotel yang berada di bawah naungannya secara serentak...
  • 2 Rider AHRT Naik Podium Race 1 ARRC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampilkan performa positif pada Race 1 Putaran 3 Asia Road Racing Championship 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, Sabtu (13/6/2026). Skuad...
  • Astra Honda Gaspol Penuh di AARC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM  JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis melesat kencang di putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Mengandalkan keunggulan lini CBR series yaitu CBR250RR, CBR600RR, dan...
  • EA Sport Prediksi Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Perusahaan game kenamaan, EA Sports, rutin membuat prediksi juara kompetisi sepak bola Piala Dunia setiap empat tahun sekali sejak 2010 lalu. Menariknya, setiap prediksi yang dirilis...

Lapas di Sumsel Over Kapasitas Hingga 400 Persen

Lapas di Sumsel Over Kapasitas Hingga 400 Persen
Maret 25
17:09 2018

VIVA SUMSEL.COM, Palembang. Jumlah narapidana di 20 Lembaga Pemasyaratan (Lapas) di Sumsel mencapai 13.000 napi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 72 persen adalah kasus narkoba. Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Sumsel Sudirman D Hurry mengatakan, penghuni Lapas di Sumsel mencapai 13000 napi.

“72 Pesennya adalah napi kasus narkoba. Jadi masalah narkoba ini merupakan masalah yang harus ditanggapi serius oleh apaat penegak hukum,” ujarnya.

Lebih lanjut Sudirman menambahkan, dari 20 Lapas yang ada seharusnya menampung 6.000 napi. Tapi saat ini Lapas di Sumsel menampung 13.000 napi. Itu artinya Lapas di Sumsel over kapasitas hingga 400 pesen.

“Over kapasitas napi di Sumsel ini menempati urutan kelima tesbesar di Indonesia. Pasalnya, saru kamar yang harusnya ditempati 10-11 orang, ini malah ditempati 30 orang,” bebernya.

Sudirman mengungkapkan, dirinya tidak bisa berbuat banyak atas masalah over kapasitas napi di Lapas yang ada di Sumsel. Upaya yang dapat dilakukannya adalah melakukan retribusi napi ke Lapas lain.

“Untuk kasus yang ekstrim kita distrribusikan ke Lapas di Jakarta dan Nusakambangan,” ucap Sudirman

Dia menambahkan, pihaknya telah mengajukan kepada Kementian Hukum dan HAM untuk penambahan blok di Lapas. namun untuk pembangunan Lapas baru masih terkendala anggaan.

“Ada beberapa kepala daerah di kabupaten/kota yang mau menghibahkan lahannya untuk dibangun Lapas. Tapi kita tidak bisa langsung membangunnya, karena terkendala anggaran. Tapi kalau Pemda mau memberikan lahan sekaligus bangunan itu sangat kami apresiasi,” tandasnya.

Menurutnya, masalah narkoba ini sangat luar biasa. Pasalnya, bebeapa waktu lalu ada puluhan ton yang masuk Indonesia.

“Masalah narkoba ini harus dituntaskan hingga akarnya yakni bandar. Jangan hanya mencari pengedar saja. Karena Indonesia pasar empuk paa mafia narkoba,” pungkasnya. (anz)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Maret 2018
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Banner PARTNERSHIP