Viva Sumsel

 Breaking News
  • GENCAR 2.0 x BNI & OJK Sumsel Edukasi Ribuan Gen Z Anti Investasi Ilegal VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – GENCAR 2.0 (Gen LIMAS Collaborative Seminar) x BNI telah sukses diselenggarakan dengan tema “Smart Investing : From First Step To First Investment, Smart Investing For The...
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...

Diduga Menghirup Gas Beracun 3 Karyawan Gheothermal Energy Meninggal

Diduga Menghirup Gas Beracun 3 Karyawan Gheothermal Energy Meninggal
September 04
18:15 2018

VIVA SUMSEL.COM, Muara Enim – Kecelakaan kerja menimpa Agung dan Rumin warga Muara Dua, juga Inoy warga Babatan kecamatan Semende Darat Laut (SDL). Yang ketiganya petugas pos keamanan (Scurity) PT Gheothermal Energy (PGE) yang beroprasi di kawasan tanjung laut kecamatan Semende Darat Laut (SDL) kabupaten Muara Enim.

Sontak kejadian ini hebohkan warga semende pasca meninggalnya tiga karyawan PT. Gheothermal Energy (PGE) secara mistrius yang berlokasi di Lumut Balai Semnde Darat Laut (SDL).

Dikatakan Mardan salah satu LSM P3SS yang bertugas dikecamatan SDL, diduga Agung dan Inoy meninnggal pada hari Jum’at (31/8) malam dan diketahwi pada sabtu pagi (1/9) pada pukul 07:00 WIB, sedangkan Rumin tadi pagi saat dalam perjalanan menuju puskesmas Pulau Panggung. Selasa (4/9/2018)

“kronologis meninggalnya Agung dan Inoy didalam kontainer dilokasi 9 dugaan kuat mereka keracunan gas beracun. Kalau kekurangan oksigen tidak mungkin karna ada  pentelasi, 10 menit saja kalau ada gas beracun yang bocor bisa meninggal” ungkap Mardan

Lebih lanjut Mardan menceritakan mereka adalah petugas jaga pos security. Dari Pos security yang mereka jaga cuman 30 meter dari gas kimia.

“Ini memang sudah menyalahi SOP pasalnya jarak pos jaga hanya 30 meter dari lokasi gas ” ujarnya (habibi)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

September 2018
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Banner PARTNERSHIP