Viva Sumsel

 Breaking News
  • CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026....
  • Zuri Hotel Management Himpun 600 Lebih Kantong Darah  VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni 2026, Zuri Hotel Management bersama seluruh hotel yang berada di bawah naungannya secara serentak...
  • 2 Rider AHRT Naik Podium Race 1 ARRC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampilkan performa positif pada Race 1 Putaran 3 Asia Road Racing Championship 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, Sabtu (13/6/2026). Skuad...
  • Astra Honda Gaspol Penuh di AARC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM  JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis melesat kencang di putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Mengandalkan keunggulan lini CBR series yaitu CBR250RR, CBR600RR, dan...
  • EA Sport Prediksi Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Perusahaan game kenamaan, EA Sports, rutin membuat prediksi juara kompetisi sepak bola Piala Dunia setiap empat tahun sekali sejak 2010 lalu. Menariknya, setiap prediksi yang dirilis...

Dampak Pelarangan Parkir, Omzet Turun, Pemilik Toko Mulai Kurangi Karyawan

Dampak Pelarangan Parkir, Omzet Turun, Pemilik Toko Mulai Kurangi Karyawan
Januari 29
09:36 2019

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Walaupun secara estetika sudah mulai tertata rapi, akan tetapi kondisi disepanjang Jalan Jenderal Sudirman saat ini kondisinya sedih dan memprihatinkan, terutama pertokoan, Pasalnya, banyak para pedagang dan pemilik ruko mengeluh.

Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota DPRD kota Palembang, Hardi saat dibincangi awak media, Selasa (29/1/2019)

“Saya sedih dan prihatin melihat kondisi Sudirman, pada saat reses terahir pun, ada banyak keluhan yang mereka sampaikan kepada kami,” katanya.

Menurut informasi yang ia dapatkan, kurang lebih ada 60 persen para pelaku usaha yang tinggal dan menetap hidup disana.

” Tidak semuanya itu tempat ruko dan usaha saja, tapi, 60 persen para pelaku usaha banyak tinggal dan hidup disana,” jelasnya.

Hardi berharap, Agar pemerintah kota dapat bijaksana, dengan mempertimbangkan dan segera mencarikan solusinya, bukan hanya sepihak- sepihak.

“Mungkin ini akan lebih bijaksana, apabila mereka diajak duduk bersama untuk mencari solusi, saya yakin para pelaku dan pemilik ruko disana mau menuruti pemerintah kota, asal ada solusi yang baik untuk menjawab kebutuhan mereka, karena saat ini omset usaha mereka turun, apapun itu kalau terjadi omset menurun akan terjadi pengurangan karyawan,”paparnya.

Lebih lanjut Politisi Partai Nasdem ini menuturkan, Sejauh ini para pemilik usaha yang menutup tokonya, untuk datanya sendiri, dirinya belum mempunyai data yang ril, tapi bentuk dari bagian aksi protes tersebut sudah mulai dilakukan para pemilik toko, dan yang sangat kami sesalkan, tak jarang ada sebagian toko yang mengurangi  karyawannya,

“Upaya untuk menyuarakan para pemilik ruko tersebut, kami dari DPRD kota Palembang bersama rekan-rekan lainnya sudah melakukan reses dan meninjau langsung kelapangan, tapi ini tidak semudah membalikkan telapak tangan, ini perlu proses yang panjang,” ucapnya.

“Satu hal yang kami minta kepada pemerintah kota Palembang dan dinas terkait agar mencarikan solusinya demi kebaikan bersama,” pungkasnya (anz)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Januari 2019
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Banner PARTNERSHIP