Viva Sumsel

 Breaking News
  • CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026....
  • Zuri Hotel Management Himpun 600 Lebih Kantong Darah  VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni 2026, Zuri Hotel Management bersama seluruh hotel yang berada di bawah naungannya secara serentak...
  • 2 Rider AHRT Naik Podium Race 1 ARRC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampilkan performa positif pada Race 1 Putaran 3 Asia Road Racing Championship 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, Sabtu (13/6/2026). Skuad...
  • Astra Honda Gaspol Penuh di AARC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM  JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis melesat kencang di putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Mengandalkan keunggulan lini CBR series yaitu CBR250RR, CBR600RR, dan...
  • EA Sport Prediksi Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Perusahaan game kenamaan, EA Sports, rutin membuat prediksi juara kompetisi sepak bola Piala Dunia setiap empat tahun sekali sejak 2010 lalu. Menariknya, setiap prediksi yang dirilis...

Palembang Darurat Asap

Palembang Darurat Asap
September 18
21:10 2019

VIVA SUMSEL.COM, Palembang – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang mencatat kualitas udara di Kota Palembang yang menyentuh kategori berbahaya pada Selasa malam dan Rabu pagi akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun SMB II Palembang, Bambang Beny Setiaji mengatakan, berdasarkan pantauan satelit Stasiun Klimatologi Palembang teridentifikasi konsentrasi PM 10 pada pukul 00.00-09.00 WIB tercatat sempat menyentuh nilai maksimum 301 pgram/m3.

“Nilai ambang batas Tidak Sehat adalah 150 ugram/m3, kondisi Tidak Sehat hingga Berbahaya umumnya terjadi pada rentang waktu 22.00-08.00 WIB sedangkan kondisi Sehat hingga Sedang umumnya terjadi pada rentang waktu 08.00-22.00 WIB,” ujar Beny saat ditemui, Rabu (18/09/2019).

Dijelaskan Beny, asap yang masuk ke Kota Palembang masih didominasi kiriman dari Pedamaran, Mesuji, Pematang Panggang, SP Padang, Cengal, Banyuasin I, Pampangan, Pedamaran, Tulung Selapan dan Air Sugihan.

Masuknya asap, kata Beny, dikarenakan dorongan angin permukaan yang tercatat berasal dari tenggara dengan kecepatan 9-37 km/jam. Asap dibawa dari titik panas wilayah sebelah selatan-tenggara Kota Palembang yang tingkat kepercayaannya di atas 80 persen.

“Intensitas asap umumnya meningkat pada dini hari menjelang pagi hari, akibat labilitas udara yang stabil pada rentang pukul 01.00 07.00 WIB,” tambahnya.

Dengan kondisi asap seperti ini, lanjutnya, jarak pandang pada Rabu pagi tercatat di Bandara SMB II Palembang hanya 700-800 meter dengan kelembapan 95-96 persen pada keadaan cuaca asap, dampaknya dua penerbangan terpaksa delay.

“Selasa malam (17/9) pukul 21.00-22.00 WIB, jarak pandang sempat tujuh kilometer, namun setelah itu angkanya terus menurun di bawah ambang batas hingga pukul 05.0006.00 WIB,” jelas Beny.

Beny menjelaskan, pasca matahari terbit, keadaan udara di Palembang relatif labil sehingga partikel kering seperti asap terangkat naik dan jarak pandang menjadi lebih baik.

“Untuk partikel kering seperti asap yang pergerakannya dipengaruhi angin horizonta| akan tetap ada di permukaan dan menimbulkan kekeruhan udara,” tambah Beny.

Dengan kondisi seperti ini, BMKG memprediksi akan terus berlangsung karena berdasarkan model prakiraan cuaca BMKG tidak ada potensi hujan dalam rentang prakiraan 18-23 September 2019 di wilayah Sumsel

“Kami menghimbau masyarakat agar berhati-hati saat berkendara pada rentang pukul 04.00-07.00 WIB dan pukul 17.00-19.00 WIB seiring potensi menurunnya jarak pandang, senantiasa menggunakan masker untuk menjaga kesehatan serta jangan melakukan pembakaran, baik itu sampah rumah tangga maupun dalam pembukaan lahan pertanian,” tandasnya. (Anz).

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

September 2019
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Banner PARTNERSHIP