Viva Sumsel

 Breaking News
  • GENCAR 2.0 x BNI & OJK Sumsel Edukasi Ribuan Gen Z Anti Investasi Ilegal VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – GENCAR 2.0 (Gen LIMAS Collaborative Seminar) x BNI telah sukses diselenggarakan dengan tema “Smart Investing : From First Step To First Investment, Smart Investing For The...
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...

Konten Masak Rendang Sapi 200 Kg Berbuah Petaka, Willy Salim Minta Maaf

Konten Masak Rendang Sapi 200 Kg Berbuah Petaka, Willy Salim Minta Maaf
Maret 23
12:25 2025

VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Konten masak besar rendang di Palembang, Sumatera Selatan, yang dibuat konten kreator Willy Salim viral di media sosial usai daging yang dimasak hilang diduga diambil warga. Konten itu pun bikin gaduh hingga Willy Salim minta maaf.

Pernyataan maaf itu diunggah Willy Salim di media sosialnya. Konten memasak 200 Kg rendang di Benteng Kuto Besak Palembang itu bikin gaduh karena dinilai membuat citra negatif terhadap warga Palembang.

Willy Salim mengunggah permohonan maaf itu diakunnya @Willie27_ pada Sabtu (22/3) 15.01 WIB, dia meminta maaf kepada warga Palembang yang tersakiti gara-gara konten rendangnya.

Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti gara-gara kejadian rendang yang viral ini. Banyak narasi yang tidak enak terhadap warga Palembang.

Ini bukan salah warga Palembang, ini sepenuhnya salah saya karena saya kurang persiapan,” ucap Willy Salim dalam video klarifikasi yang diunggahnya di media sosialnya.

Ia mengaku baru pertama kali membuat konten masak untuk banyak orang. Dia mengaku kurang persiapan saat menghadapi banyaknya masyarakat yang hadir menantikan masakannya.

“Saya tidak ada kekecewaan sama sekali terhadap rendang yang hilang itu, malahan aku senang sekali melihat antusias warga. Karena pada akhirnya, rendang itu juga dimasak memang untuk dibagikan. Aku hanya kaget melihat antusias setiap warga yang luar biasa,” ungkapnya.

Dia membantah narasi yang menyebutkan bahwa konten itu memang direkayasa atau di-setting. Dia mengaku hanya tak menyangka rendangnya bisa hilang dalam waktu singkat.

“Aku tidak merekayasa hal itu, aku hanya tidak memperhitungkan hal tersebut bisa terjadi dan itu adalah kebodohanku. Mohon jangan salahkan warga Palembang. Jika aku masak lebih awal dan dengan persiapan yang lebih matang lebih rapi hal tersebut tidak akan terjadi. Saya mohon maaf sebesar-besarnya,” kata dia.

Polemik konten Willy Salim itu sebelumnya juga disinggung Wali Kota Palembang Ratu Dewa.

Ia dengan tegas meminta Willy Salim bertanggung jawab terkait konten masak 200 kilogram rendang di kawasan BKB Palembang, Sumatera Selatan tersebut karena diduga settingan dan merusak citra kota dan warga Palembang.

“Kami minta Willy Salim klarifikasi terkait konten masak rendang yang dugaan setinggan, ceritakan apa yang terjadi jangan sampai ada kesalahpahaman dan spekulasi,” kata Wali Kota Palembang kepada detikSumbagsel, Sabtu (22/3/2025).

Dewa mengaku mulanya mengapresiasi niat Willy Salim untuk berbagi dengan warga Palembang termasuk membantu kurir yang kehilangan motor.

“Awalnya kita apresiasi karena yang bersangkutan berbuat kebaikan dengan membantu seorang kurir di Palembang yang kehilangan motor,” ungkapnya.

Namun, Ratu Dewa mengaku tidak menerima konten yang sengaja membuat gaduh da menimbulkan citra buruk terhadap kota Palembang.

“Saya berharap ke depannya semua konten kreator bisa lebih memahami konten dan dampak yang ditimbulkan,” tutupnya. (Detik.com)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Maret 2025
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Banner PARTNERSHIP