Viva Sumsel

 Breaking News
  • CBR Series Melesat Kencang, AHRT Borong Tiga Podium ARRC Motegi VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampil kencang pada putaran ketiga Idemitsu FIM Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, 13–14 Juni 2026....
  • Zuri Hotel Management Himpun 600 Lebih Kantong Darah  VIVA SUMSEL.COM,  PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada 14 Juni 2026, Zuri Hotel Management bersama seluruh hotel yang berada di bawah naungannya secara serentak...
  • 2 Rider AHRT Naik Podium Race 1 ARRC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) tampilkan performa positif pada Race 1 Putaran 3 Asia Road Racing Championship 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang, Sabtu (13/6/2026). Skuad...
  • Astra Honda Gaspol Penuh di AARC Motegi 2026 VIVA SUMSEL.COM  JAKARTA – Astra Honda Racing Team (AHRT) optimis melesat kencang di putaran ketiga Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026. Mengandalkan keunggulan lini CBR series yaitu CBR250RR, CBR600RR, dan...
  • EA Sport Prediksi Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026 VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Perusahaan game kenamaan, EA Sports, rutin membuat prediksi juara kompetisi sepak bola Piala Dunia setiap empat tahun sekali sejak 2010 lalu. Menariknya, setiap prediksi yang dirilis...

Konten Masak Rendang Sapi 200 Kg Berbuah Petaka, Willy Salim Minta Maaf

Konten Masak Rendang Sapi 200 Kg Berbuah Petaka, Willy Salim Minta Maaf
Maret 23
12:25 2025

VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Konten masak besar rendang di Palembang, Sumatera Selatan, yang dibuat konten kreator Willy Salim viral di media sosial usai daging yang dimasak hilang diduga diambil warga. Konten itu pun bikin gaduh hingga Willy Salim minta maaf.

Pernyataan maaf itu diunggah Willy Salim di media sosialnya. Konten memasak 200 Kg rendang di Benteng Kuto Besak Palembang itu bikin gaduh karena dinilai membuat citra negatif terhadap warga Palembang.

Willy Salim mengunggah permohonan maaf itu diakunnya @Willie27_ pada Sabtu (22/3) 15.01 WIB, dia meminta maaf kepada warga Palembang yang tersakiti gara-gara konten rendangnya.

Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya untuk seluruh warga Palembang yang tersakiti gara-gara kejadian rendang yang viral ini. Banyak narasi yang tidak enak terhadap warga Palembang.

Ini bukan salah warga Palembang, ini sepenuhnya salah saya karena saya kurang persiapan,” ucap Willy Salim dalam video klarifikasi yang diunggahnya di media sosialnya.

Ia mengaku baru pertama kali membuat konten masak untuk banyak orang. Dia mengaku kurang persiapan saat menghadapi banyaknya masyarakat yang hadir menantikan masakannya.

“Saya tidak ada kekecewaan sama sekali terhadap rendang yang hilang itu, malahan aku senang sekali melihat antusias warga. Karena pada akhirnya, rendang itu juga dimasak memang untuk dibagikan. Aku hanya kaget melihat antusias setiap warga yang luar biasa,” ungkapnya.

Dia membantah narasi yang menyebutkan bahwa konten itu memang direkayasa atau di-setting. Dia mengaku hanya tak menyangka rendangnya bisa hilang dalam waktu singkat.

“Aku tidak merekayasa hal itu, aku hanya tidak memperhitungkan hal tersebut bisa terjadi dan itu adalah kebodohanku. Mohon jangan salahkan warga Palembang. Jika aku masak lebih awal dan dengan persiapan yang lebih matang lebih rapi hal tersebut tidak akan terjadi. Saya mohon maaf sebesar-besarnya,” kata dia.

Polemik konten Willy Salim itu sebelumnya juga disinggung Wali Kota Palembang Ratu Dewa.

Ia dengan tegas meminta Willy Salim bertanggung jawab terkait konten masak 200 kilogram rendang di kawasan BKB Palembang, Sumatera Selatan tersebut karena diduga settingan dan merusak citra kota dan warga Palembang.

“Kami minta Willy Salim klarifikasi terkait konten masak rendang yang dugaan setinggan, ceritakan apa yang terjadi jangan sampai ada kesalahpahaman dan spekulasi,” kata Wali Kota Palembang kepada detikSumbagsel, Sabtu (22/3/2025).

Dewa mengaku mulanya mengapresiasi niat Willy Salim untuk berbagi dengan warga Palembang termasuk membantu kurir yang kehilangan motor.

“Awalnya kita apresiasi karena yang bersangkutan berbuat kebaikan dengan membantu seorang kurir di Palembang yang kehilangan motor,” ungkapnya.

Namun, Ratu Dewa mengaku tidak menerima konten yang sengaja membuat gaduh da menimbulkan citra buruk terhadap kota Palembang.

“Saya berharap ke depannya semua konten kreator bisa lebih memahami konten dan dampak yang ditimbulkan,” tutupnya. (Detik.com)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Maret 2025
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Banner PARTNERSHIP