Viva Sumsel

 Breaking News
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...
  • HUT 55, Surya Semesta dan BATIQA Luncurkan CSR ‘Musi Berdaya’ di Palembang VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), induk usaha BATIQA Hotels, Perseroan melaksanakan program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk...

Massa BM PAN Ancam Usir Paksa Dubes Myanmar

Massa BM PAN Ancam Usir Paksa Dubes Myanmar
September 04
18:26 2017

VIVA SUMSEL.COM, Jakarta – Masa Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) melakukan aksi solidaritas di depan Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta. Aksi ini merespon tragedi kemanusiaan yang menimpa komunitas Muslim Rohingnya yang mengalami kekerasan oleh militer Myanmar.

“Kita meminta pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri untuk mencari solusi bersama pemerintah Myanmar dalam rangka menghentikan praktek kekerasan bersenjata kepasa warga sipil minoritas etnis Rohingya di Myanmar,” ujar Ketua Umum BM PAN Ahmad Yohan di Depan Gedung Kedubes Myanmar, Jakarta Pusat, Senin (4/9/2017).

Ahamd menilai pembantaian terhadap warga sipil merupakan kejahatan kemanusian dan bertentangan dengan prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM). Ia pun menyerukan agar Aung San Suu Kyi harus bertanggungjawab karena telah membiarkan ribuan korban nyawa Rohingya dibantai secara keji.

Apa yang dilakukan militer Myanmar terhadap masyarakat Rohingya, Aung San Suu Kyi harus bertanggungjawab atas militer Myanmar,” ujarnya.

Ahmad menuturkan jika aksinya tidak direspon, pihaknya akan kembali datang dengan massa yang lebih banyak.

“Kalau sampai pembantaian itu terus dibiarkan oleh pemerintah, enggak ada aksi nyata, kami bakal merobohkan tembok Dubes (Myanmar) dan mengusirnya secara paksa,” ancam Ahmad. (Okezone)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

September 2017
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Banner PARTNERSHIP