Viva Sumsel

 Breaking News
  • GENCAR 2.0 x BNI & OJK Sumsel Edukasi Ribuan Gen Z Anti Investasi Ilegal VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – GENCAR 2.0 (Gen LIMAS Collaborative Seminar) x BNI telah sukses diselenggarakan dengan tema “Smart Investing : From First Step To First Investment, Smart Investing For The...
  • Pemprov Sumsel, BI dan DJPb Luncurkan Ekosistem GSMP-MBG VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan meluncurkan inovasi sinergi...
  • Sumsel Kembali Masuk Nominasi TPKAD Award 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumatera Selatan kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Setelah berhasil meraih predikat TPAKD Terbaik Tingkat Provinsi Wilayah Sumatera...
  • Sepang Panas ! Pebalap Muda Astra Honda Siap Tancap Gas VIVA SUMSEL.COM, JAKARTA – Empat pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) siap kembali berjuang pada putaran kedua Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026 yang akan digelar di Sepang...
  • BI Sumsel Cari Ide Cemerlang Lewat Lomba Esai SEF 2026 VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menyelenggarakan Bedah Buku dan Call for Applicative Essay 3rd Sriwijaya Economic Forum (SEF) 2026 yang memasuki tahap Presentasi Finalis pada Rabu,...

Mahasiswa Unsri Ini Jadi Jemaah Haji Termuda Asal Sumsel

Mahasiswa Unsri Ini Jadi Jemaah Haji Termuda Asal Sumsel
Juni 30
16:29 2022

VIVA SUMSEL.COM, PALEMBANG – Batasan usia bagi jamaah haji yang melakukan ibadah haji tahun ini telah ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi yaitu antara 18 tahun sampai 65 tahun.

Perempuan bernama Siti Apriyanti Binti Yan Fauzal adalah jamaah haji kloter 7 yang saat ini kuliah di Universitas Sriwijaya Program Studi Manajemen Informatika semester akhir menjadi Jamaah haji termuda dengan umur 20 tahun.

Didampingi sang Ibunda tercinta Hartati (55 Tahun), Siti menjelaskan bahwa porsi hajinya adalah pelimpahan dari porsi almarhum sang ayah.

“Ayah mendaftar tahun 2011 bersama mama dengan masa tunggu 9 tahun. Ayah seharusnya berangkat tahun 2020 tetapi dikarenakan melanda covid19 sehingga pemerintah Saudi untuk sementara saat itu menutup keberangkatan haji dari berbagai negara termasuk Indonesia, selain itu akhir tahun 2020 ayah juga meninggal,” Ungkap Siti yang tergabung dalam rombongan KBIH Ar Raudhoh Palembang.

Siti, anak tunggal dari pasangan almarhum Yan Fauzal dan Hartati mengungkapkan bahwa ayahnya meninggal akhirnya porsi hajinya diserahkan kepadanya yang merupakan anak satu-satunya, sehingga dirinya mampu berangkat mendampingi sang Ibu tercinta.

“Di tanah suci saya mau mendoakan ayah saya, semoga beliau bahagia dan masuk surgaNya,” harapnya saat ditemui disela proses penerimaan jamaah.

Selanjutnya, Siti akan fokus beribadah Haji dan bisa pulang menjadi haji mabrur agar dapat membahagiakan orang tua.

Siti akan berangkat bersama 450 jamaah calon haji yang berasal dari kota Palembang, Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musirawas, Kabupaten Muratara dan Kabupaten Ogan Ilir.
Kloter 7 akan menggunakan pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV5043 berangkat dari bandara internasional sultan mahmud badaruddin II palembang pada pukul 14:45 WIB menuju bandara King Abdul Aziz Jeddah dan akan tiba pada pukul 19:55 waktu Arab Saudi. (Anz)

Share

About Author

redaksi Viva Sumsel

redaksi Viva Sumsel

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

Email Subcribers

Loading

MEDIA PATHNER

BANNER PARTNERSHIP

iklan

Kalender

Banner PARTNERSHIP